Rastranews.id, Morowali Utara — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan pesan spiritual mendalam saat menghadiri halalbihalal bersama Keluarga Besar Majelis Dzikir Ahlussunah wal Jamaah di Desa Moroles, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Rabu (25/3/2026).

Dalam suasana khusyuk dan penuh kebersamaan, Anwar Hafid mengajak masyarakat untuk kembali memperhatikan kebersihan hati sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan.

Ia menegaskan, hati memiliki peran sentral dalam menentukan arah hidup seseorang. Jika tidak dirawat, hati akan kehilangan kepekaan terhadap nilai-nilai kebaikan, bahkan cenderung menolak hidayah.

“Hati manusia jika tidak dibersihkan maka akan mati rasa dan menolak segala hidayah,” tegasnya.

Menurut Anwar, hati merupakan pengendali utama dalam diri manusia. Sementara akal hanya berfungsi menyusun strategi, keputusan untuk bertindak tetap ditentukan oleh hati.

“Hati yang mengendalikan tubuh, bukan otak. Otak hanya memikirkan strategi, lalu hati yang menentukan apakah kita bergerak atau tidak,” jelasnya.

Ia mencontohkan, kondisi hati yang belum tersentuh dapat terlihat dari sikap seseorang yang mengabaikan panggilan ibadah, seperti tidak segera menunaikan salat saat azan berkumandang.

“Kalau ada panggilan azan dan kita tidak tergerak untuk salat, itu karena tidak ada perintah dari hati,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid juga menekankan pentingnya membersihkan hati secara konsisten. Ia menyebut Al-Qur’an dan zikir sebagai sarana utama untuk menjaga kebersihan hati.

“Al-Qur’an itu yang menjadi penyapu hati setiap hari. Perbanyak zikir dan membaca Al-Qur’an,” tuturnya.

Ia pun mengajak umat Islam untuk meluangkan waktu membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari rutinitas harian, sekaligus menjadikannya sebagai pedoman hidup.

“Setiap Muslim wajib menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup,” pungkasnya.