Rastranews.id, Makassar – Kepala Staf Kodam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Sugeng Hartono menghadiri Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Gedung Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (9/2/2026). Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden RI terkait pelaksanaan program prioritas nasional di daerah.
Rakor yang dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman tersebut dihadiri para bupati dan wali kota se-Sulsel, unsur Forkopimda, serta pimpinan instansi vertikal. Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan ketahanan pangan, stabilitas keamanan, pengendalian inflasi, hingga percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam forum tersebut, Brigjen TNI Sugeng Hartono menegaskan komitmen Kodam XIV/Hasanuddin dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan menjaga stabilitas wilayah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program teritorial, seperti pembangunan jembatan desa untuk memperkuat konektivitas wilayah, pendampingan revitalisasi SMK di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, hingga penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih.
Selain itu, Kodam XIV/Hasanuddin juga terlibat aktif dalam menyukseskan program swasembada pangan, penyediaan akses air bersih melalui program TNI Manunggal Air, serta kegiatan penghijauan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar kebijakan pusat dapat diimplementasikan secara efektif di daerah,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan memberikan penghargaan kepada Kodam XIV/Hasanuddin atas peran aktif dan dedikasi dalam operasi pencarian dan pertolongan kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan pegunungan Bulu Saraung, yang meliputi wilayah Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Maros, pada 17–23 Januari 2026.
Penghargaan tersebut diterima Brigjen TNI Sugeng Hartono sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi TNI dalam operasi kemanusiaan dan penanganan situasi darurat di Sulawesi Selatan.

