Rastranews.id, Palu — Gubernur Anwar Hafid melanjutkan rangkaian Safari Ramadan dengan menunaikan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Al-Amin Pulu, Selasa malam (3/3/2026).

Dalam tausiyahnya, Gubernur mengajak umat Islam memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia mengibaratkan Ramadan seperti sebuah turnamen besar, di mana setiap Muslim berlomba-lomba meraih “hadiah utama” berupa ketakwaan.

“Kalau malam ke-14 ini kita ibaratkan seperti turnamen, maka turnamen Ramadan hadiahnya adalah takwa. Siapa yang paling baik ibadahnya, paling sabar puasanya, paling rajin tarawihnya, dialah pemenangnya,” ujar Anwar Hafid di hadapan jamaah.

Menurutnya, Ramadan juga merupakan momentum melatih kesabaran dan pengendalian diri. Ia menegaskan bahwa setiap manusia pasti menghadapi berbagai persoalan hidup, baik yang berkecukupan maupun yang hidup sederhana.

Namun, kata dia, bagi orang yang bertakwa, Allah SWT akan selalu memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan.

“Tidak ada manusia yang tidak punya masalah. Tapi bagi yang bertakwa, Allah akan memberikan jalan keluar, bahkan rezeki bisa datang dari arah yang tidak disangka-sangka,” tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan jamaah bahwa sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan fase penuh keutamaan dengan pahala berlipat ganda. Karena itu, ia mengajak masyarakat semakin memperkuat ibadah, memperbanyak doa, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ia turut menekankan tiga amalan utama yang dianjurkan selama Ramadan, yakni melaksanakan salat berjamaah di masjid, memberi makan orang yang berbuka puasa, serta memperbanyak sedekah.

“Pertama, salat berjamaah di masjid. Kedua, memberi makan orang berbuka puasa. Ketiga, memperbanyak sedekah. Inilah amalan besar di bulan Ramadan,” katanya.

Selain itu, Anwar Hafid juga mengingatkan bahwa keistimewaan Ramadan tidak terlepas dari turunnya Al-Qur’an pada bulan tersebut. Karena itu, umat Islam diimbau memperbanyak membaca dan mengkaji Al-Qur’an.

“Kalau bukan karena Al-Qur’an diturunkan di bulan Ramadan, maka Ramadan biasa saja. Ia menjadi istimewa karena Al-Qur’an. Maka mari kita hidupkan Ramadan dengan mengaji,” ujarnya.

Menurutnya, pesan keagamaan tersebut sejalan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, “Berani Berkah”, yang mendorong penguatan salat berjamaah serta gerakan mengaji di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan pembangunan masjid, hibah keagamaan, serta wakaf Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan syiar Islam dan pendidikan keagamaan di daerah.

Sementara itu, Bupati Rizal Intjenae menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi terhadap pembangunan Masjid Al-Amin yang masih dalam tahap penyelesaian.

“Masjid ini masih dalam proses pembangunan. Lantai dua sudah ada, tetapi belum memiliki tangga permanen. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sigi untuk menjaga kebersihan lingkungan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, kehadiran Gubernur bersama Tim Safari Ramadan memberikan semangat baru bagi masyarakat Kota Pulu sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

Sebelumnya, Gubernur bersama rombongan juga mengikuti kegiatan buka puasa bersama masyarakat di kediaman Bupati Sigi dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Sulawesi Tengah yang religius, berkah, dan sejahtera.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, Ketua PB Alkhairaat Husain Habibu, unsur Forkopimda, kepala OPD Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Sigi, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.