RastraNews.id, Hainan, China — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid melakukan kunjungan kerja ke Hainan International Medical Center (HIMC), Pulau Hainan, China, guna menjajaki kerja sama pengembangan sektor kesehatan dan industri farmasi.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, serta sejumlah perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulteng memperkuat pelayanan kesehatan daerah sekaligus membuka peluang investasi sektor medis dan industri obat-obatan di Sulawesi Tengah.

Di hadapan pengelola HIMC, Anwar Hafid mengaku terkesan dengan sistem layanan kesehatan terpadu yang diterapkan di kawasan medis modern tersebut.

HIMC diketahui menjadi salah satu pusat kesehatan terbesar di China dengan sekitar 40 rumah sakit spesialis yang dilengkapi teknologi medis modern dan layanan kesehatan bertaraf internasional.

“Alhamdulillah, hari ini kami melihat langsung salah satu pusat kesehatan paling lengkap di dunia. Banyak hal yang bisa menjadi inspirasi bagi Sulawesi Tengah, khususnya untuk mendukung Program Berani Sehat dan mendorong RS Undata menuju rumah sakit bertaraf internasional,” kata Anwar Hafid.

Menurutnya, pengalaman dan teknologi yang diterapkan HIMC dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan sistem pelayanan kesehatan di Sulawesi Tengah, terutama dalam peningkatan kualitas rumah sakit daerah dan layanan kesehatan masyarakat.

Selain meninjau fasilitas medis, rombongan Pemprov Sulteng juga melakukan penjajakan kerja sama di bidang industri farmasi dan pengembangan kesehatan modern.

Anwar Hafid menilai Sulawesi Tengah memiliki potensi strategis untuk pengembangan investasi sektor kesehatan karena posisinya yang berada di kawasan tengah Indonesia.

“Kami ingin Sulawesi Tengah tidak hanya berkembang di sektor sumber daya alam, tetapi juga menjadi pusat layanan kesehatan yang maju dan berkualitas,” ujarnya.

Ia berharap hasil kunjungan tersebut dapat membuka peluang kolaborasi internasional yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Pemprov Sulteng juga menargetkan penguatan fasilitas kesehatan daerah melalui transfer pengetahuan, peningkatan sumber daya manusia kesehatan, hingga kemungkinan kerja sama investasi industri farmasi dan alat kesehatan di masa mendatang.