Rastranews.id, Palu — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, merespons positif rencana pelaksanaan Semarak Berani Buka Puasa Nambaso yang akan digelar di Kota Palu pada Jumat, 6 Maret 2026.
Menurut Anwar Hafid, gagasan kegiatan tersebut muncul dalam diskusi santai usai salat Tarawih di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, pada Sabtu malam (28/2/2026).
Ia menjelaskan, ide awal kegiatan itu datang dari Wakapolda Sulawesi Tengah, Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf. Gagasan tersebut terinspirasi dari pengalaman saat pengamanan aksi demonstrasi tahun lalu, di mana pelaku UMKM dilibatkan untuk menyediakan makanan gratis bagi para peserta aksi.
“Beliau terinspirasi saat demo tahun lalu yang melibatkan UMKM menyediakan menu gratis bagi peserta aksi. Kemudian beliau menyarankan konsep serupa dilakukan pada momentum Ramadan dengan memberdayakan UMKM di Kota Palu,” ujar Anwar Hafid.
Gagasan tersebut langsung mendapat sambutan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama unsur TNI dan Polri. Kegiatan Semarak Berani Buka Puasa Nambaso rencananya akan digelar di sepanjang Jalan Samratulangi, tepatnya di kawasan antara Kantor Gubernur dan Kantor DPRD Sulawesi Tengah.
Dalam kegiatan itu, puluhan pelaku UMKM akan dilibatkan, khususnya pedagang makanan gerobak seperti bakso, siomay, aneka takjil, serta minuman segar untuk berbuka puasa.
Untuk mematangkan persiapan, Gubernur menunjuk Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah, Arfan, bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Bina Marga untuk berkoordinasi dengan pihak Polda dan Kodam terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang dinilai dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat.
“Kami dari Polda siap mendukung dan mengamankan jalannya kegiatan ini, termasuk melakukan rekayasa lalu lintas dengan penutupan sementara sebagian ruas Jalan Samratulangi selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas ESDM Sulteng, Arfan, menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan kegiatan yang dinilai memiliki nilai sosial dan keagamaan tersebut.
Ia mengatakan, panitia juga menyiapkan pelaksanaan salat Magrib berjamaah di lapangan depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah karena diperkirakan ribuan masyarakat akan menghadiri kegiatan tersebut.
“Pelajar SMA dan SMK saja diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu orang. Belum masyarakat umum, pegawai Pemprov, serta jajaran TNI dan Polri yang juga akan hadir. Karena itu, kami menyiapkan tempat untuk salat Magrib berjamaah,” kata Arfan.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong pemberdayaan pelaku UMKM di Kota Palu selama bulan Ramadan.
“Kolaborasi antara Pemprov, TNI, dan Polri dalam kegiatan ini tentu patut diapresiasi karena turut mendorong pergerakan UMKM di Kota Palu,” pungkasnya.

