RASTRANEWS.ID,GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSP) terus memperkuat kualitas pengelolaan data melalui pelaksanaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2025 di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Senin (13/7).

‎Kepala Dinas KominfoSP Kabupaten Gowa, Emy Pratiwi Luthfy, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan Badan Pusat Statistik (BPS) agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) mampu menghasilkan data statistik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

‎”Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan data sektoral yang dihasilkan setiap OPD semakin berkualitas, akurat, dan sesuai kaidah statistik. Melalui kegiatan ini kita dapat melihat bagaimana proses pengelolaan data, mulai dari mekanisme pengumpulan hingga publikasi,” ujarnya.

‎Menurut Emy, kehadiran tim penilai memberikan banyak masukan konstruktif bagi seluruh perangkat daerah untuk menyempurnakan tata kelola statistik sektoral di Kabupaten Gowa.

‎Ia juga mengapresiasi partisipasi OPD yang menjadi lokus penilaian karena dapat memahami secara langsung berbagai koreksi dan rekomendasi yang disampaikan tim penilai.

‎”Kami sangat mengapresiasi dinas-dinas yang hadir. Mereka bisa langsung mendengarkan masukan dari tim penilai sehingga mengetahui apa saja yang perlu dilengkapi untuk meningkatkan kualitas data yang dimiliki,” katanya didampingi Sekretaris Dinas KominfoSP Kabupaten Gowa, Widiah Restuti Hasan.

‎Sementara itu, Fungsional Statistik Muda BPS Kabupaten Gowa sekaligus Penanggung Jawab EPSS, Muh Chalik Mawardi, menjelaskan pembinaan statistik sektoral bertujuan memastikan pengelolaan dan penyediaan data di setiap OPD telah memenuhi standar sehingga menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.

‎”Melalui pembinaan ini, kami mendorong OPD agar lebih optimal dalam mengelola dan menyediakan data statistik. Jika pengelolaannya sudah sesuai standar, maka kualitas data yang dihasilkan juga akan semakin baik,” ujarnya.

‎Muh Chalik menambahkan, nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) menjadi salah satu indikator penting yang digunakan Kementerian PANRB dalam menilai penyelenggaraan dan pembinaan statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.

‎”Melalui evaluasi ini, diharapkan budaya penyelenggaraan statistik yang berkualitas semakin meningkat sehingga mampu mendukung penyusunan kebijakan pemerintah yang berbasis data dan tepat sasaran,” jelasnya.

‎Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, menghadirkan perwakilan BPS Kabupaten Gowa, Bappeda, serta sejumlah OPD yang menjadi lokus penilaian, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. Turut hadir pula Bapenda dan Dinas Pariwisata yang dipersiapkan sebagai lokus penilaian pada tahun berikutnya. (*)