RastraNews.id, Palopo – Pemandangan berbeda terlihat di SMP Negeri 1 Palopo saat pembagian rapor semester genap tahun ajaran 2025/2026, Jumat (26/6/2026). Jika biasanya halaman dan ruang kelas didominasi para ibu, kali ini justru para ayah yang datang mengambil rapor sekaligus berdiskusi langsung dengan wali kelas mengenai perkembangan belajar anak-anak mereka.

Momen tersebut merupakan bagian dari Gerakan Ayah Mengambil Rapor, program yang diinisiasi Pemerintah Kota Palopo untuk mendorong keterlibatan lebih besar seorang ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak.

Program ini mendapat sambutan positif. Partisipasi para ayah tercatat meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya, menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran bahwa pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu.

Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palopo, Taufik Gurrahman, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan kehadiran seorang ayah di lingkungan sekolah memiliki makna lebih dari sekadar mengambil rapor.

Menurutnya, kehadiran ayah merupakan bentuk perhatian, dukungan emosional, sekaligus penguatan hubungan antara orang tua, sekolah, dan anak.

“Gerakan Ayah Mengambil Rapor, termasuk rencana Gerakan Ayah Mengantar Anak di hari pertama sekolah nanti, seharusnya menjadi budaya yang terus kita bangun. Tugas orang tua bukan hanya membiayai sekolah atau memberi uang saku, tetapi juga memahami perkembangan anak, mendampingi ketika mereka menghadapi kesulitan, dan memberikan motivasi agar terus berkembang,” kata Taufik.

Ia menegaskan bahwa anak merupakan investasi terbesar setiap keluarga. Karena itu, keterlibatan kedua orang tua dalam proses pendidikan menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan mereka.

“Kalau kita gagal mendampingi anak-anak hari ini, maka yang dipertaruhkan adalah masa depan mereka. Karena itu kami mendukung penuh gerakan yang memperkuat peran keluarga dalam pendidikan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Palopo menilai keterlibatan aktif seorang ayah dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter, kedisiplinan, hingga kepercayaan diri anak di lingkungan sekolah.

Berbagai penelitian di bidang psikologi pendidikan juga menunjukkan bahwa anak yang memperoleh perhatian aktif dari ayah cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik, kemampuan sosial yang lebih tinggi, serta lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan.

Melalui Gerakan Ayah Mengambil Rapor, Pemkot Palopo ingin membangun budaya baru di mana ayah tidak hanya hadir sebagai pencari nafkah, tetapi juga menjadi pendamping utama dalam proses tumbuh kembang anak.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palopo untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

Ke depan, pemerintah berencana melanjutkan gerakan tersebut melalui berbagai program ramah keluarga, termasuk Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, sebagai upaya memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan anak secara optimal.

Dengan keterlibatan yang semakin besar dari kedua orang tua, Pemerintah Kota Palopo berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, sehat secara mental, dan siap menghadapi tantangan masa depan.