RastraNews.id, Makassar – Makassar kembali menegaskan jati dirinya sebagai kota inklusif dan harmonis ketika ribuan warga lintas etnis dan agama berkumpul dalam perayaan Bai Nian Imlek Bersama bertajuk “Harmoni Imlek Nusantara” di Balai Prajurit Jenderal M. Jusuf, Rabu (18/2/2026).

Perhelatan akbar yang diinisiasi oleh 22 yayasan Tionghoa di Sulawesi Selatan ini tidak sekadar seremoni budaya, tetapi menjadi panggung silaturahmi besar yang mempertemukan para pengambil kebijakan, tokoh masyarakat, serta perwakilan internasional.

Perayaan ini mendapat perhatian internasional melalui kehadiran Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, yang tampak akrab berbaur dengan para tokoh lokal.

Hadir pula Anggota DPR RI sekaligus Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim (Deng Ical), yang selama ini dikenal aktif dalam gerakan kemanusiaan dan kolaborasi lintas sektor.

Kehadiran unsur pertahanan maritim turut mewarnai acara. Komandan Kodaeral VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, hadir bersama jajaran Pejabat Utama TNI AL, menegaskan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terlihat melalui kehadiran Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dan Sekretaris Provinsi Jufri Rahman.

Turut hadir Inspektur Kodam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Wulang Nur Yudhyanto, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid, serta jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham juga hadir menyapa warga dengan hangat.

Turut hadir Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Ridwan, serta Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyanti.

Dukungan penjagaan yang humanis memberikan kenyamanan bagi para tamu dan masyarakat umum yang hadir.

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Mohammad Ramdhan Pomanto, serta tokoh perempuan Sulsel Liestiaty F. Nurdin.

Dari sektor ekonomi, tampak pimpinan perbankan seperti Bank Panin Dubai, Bank Hasamitra, Bank Danamon, dan Bank CIMB Niaga, serta unsur akademisi perguruan tinggi.

Meski tidak hadir langsung, dukungan juga datang dari Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko yang menyampaikan salam melalui pesan resmi.

Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal (Cicu) juga menyampaikan atensi di tengah agenda reses.

Apresiasi Tinggi dari Panitia

Ketua Panitia Apiu Darmanto, Ketua PSMTI Sulsel Thiawudy Wikarso, dan Waketum Hubungan Antar Lembaga Amir Wongsari menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu VVIP.
Mereka menegaskan kekuatan utama kegiatan ini adalah kolaborasi 22 yayasan Tionghoa.

“Kekuatan utama kami adalah gotong royong dari 22 yayasan. Inilah wajah Sulawesi yang sebenarnya: inklusif, harmonis, dan penuh semangat kebersamaan,” ungkap salah satu pengurus.

Bersatunya 22 yayasan dalam satu semangat gotong royong ini menjadi momentum bersejarah. Hal ini menunjukkan kepada dunia bahwa Makassar dan Sulawesi Selatan adalah daerah yang sangat inklusif dan harmonis.

Di mana setiap elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, hingga pelaku ekonomi dan akademisi bergerak searah untuk kemajuan bersama di Tahun Kuda Api 2026. Simbol kebanggaan inklusivitas Sulawesi Selatan di mata international. (rls/mu)