RastraNews.id, Sigi – Di tengah upaya penanganan dampak gempa bumi yang melanda Kabupaten Sigi, Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak di Kecamatan Nokilalaki dan Kecamatan Palolo, Rabu (17/6/2026).
Ratusan paket sembako disalurkan ke sejumlah posko pengungsian dan lokasi terdampak sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit pascabencana.
Didampingi tim relawan, Fathur menyapa warga sekaligus menyerahkan bantuan secara langsung kepada keluarga-keluarga yang terdampak gempa. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.
“Kami turut merasakan duka yang dialami masyarakat. Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu kebutuhan warga dan memberikan semangat untuk bangkit kembali setelah bencana,” kata Fathur Razaq di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.
Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap warga yang terdampak.
“Dalam situasi seperti ini, gotong royong dan kebersamaan menjadi kekuatan utama. Saya berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu sesuai kemampuan masing-masing agar masyarakat bisa segera pulih,” ujarnya.
Gempa yang mengguncang wilayah Kecamatan Nokilalaki dan Palolo menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan fasilitas umum. Sebagian warga juga masih memilih bertahan di tenda darurat karena khawatir terhadap potensi gempa susulan.
Di tengah kondisi tersebut, bantuan logistik menjadi kebutuhan penting untuk menopang kehidupan warga yang terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
Kehadiran Fathur Razaq bersama tim relawan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga dan relawan mengapresiasi perhatian yang diberikan serta berharap bantuan kemanusiaan terus mengalir hingga proses pemulihan selesai dilakukan.
Hingga saat ini, pemerintah bersama unsur TNI-Polri, relawan, dan berbagai organisasi kemasyarakatan masih terus melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak di sejumlah wilayah Kabupaten Sigi.
Solidaritas dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga masyarakat yang terdampak gempa dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

