Luwu Timur, RastraNews.id – Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Fapet Unhas) bersama PT Vale Indonesia memperkuat hilirisasi hasil riset melalui monitoring dan pendampingan budidaya Ayam Alope Unhas 1 bersama Kelompok Waliko di Pekaloa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/9).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan teknis untuk mengevaluasi penerapan hasil riset Fapet Unhas di tingkat peternak.
Dekan Fapet Unhas, Prof. Syahdar Baba, bersama Tim Alope Unhas 1 memantau langsung perkembangan ternak sekaligus berdiskusi dengan anggota Kelompok Waliko mengenai kondisi pemeliharaan di lapangan.
“Monitoring ini kami lakukan untuk melihat secara langsung bagaimana Ayam Alope Unhas 1 tumbuh dan beradaptasi di tingkat peternak. Kami ingin memastikan tata laksana pemeliharaan yang diterapkan sudah tepat, sekaligus mengetahui kendala yang dihadapi kelompok,” ujar Prof. Syahdar.
Pemantauan mencakup manajemen pakan, kondisi kandang, kesehatan ternak, perkembangan pembesaran, hingga pencatatan produksi.

Data tersebut menjadi bagian penting untuk mengukur performa dan efisiensi budidaya.
Menurut Prof. Syahdar, pencatatan dan evaluasi di lapangan juga diperlukan untuk memperkuat proses hilirisasi hasil penelitian.
“Ketika hasil riset sudah diterapkan di masyarakat, kami perlu mendapatkan data dan umpan balik dari peternak. Dari situ kami bisa melihat apa yang berjalan dengan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki,” jelasnya.


