Rastranews.id, Gowa — Kinerja ekonomi Kabupaten Gowa menunjukkan akselerasi signifikan sepanjang 2025. Pada kuartal III tahun ini, ekonomi Gowa tumbuh 6,67 persen secara year on year (yoy), lebih cepat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara kumulatif, laju pertumbuhan ekonomi Gowa bahkan mencapai 7,06 persen sepanjang Januari–September 2025. Capaian tersebut menegaskan daya tahan sekaligus dinamika aktivitas ekonomi daerah di tengah tantangan ekonomi nasional dan global.
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menyebut capaian tersebut sebagai sinyal kuat bergeraknya sektor riil dan meningkatnya produktivitas masyarakat. Ia mengungkapkan, tren pertumbuhan ekonomi Gowa terus menguat sejak awal tahun.
“Pada triwulan II 2025, pertumbuhan ekonomi kita sudah menyentuh 7,68 persen, naik dari 6,79 persen di triwulan sebelumnya. Ini menunjukkan ekonomi Gowa bergerak dinamis dan berkelanjutan,” kata Talenrang dalam pemaparannya.
Tak hanya tumbuh cepat, kualitas pertumbuhan ekonomi Gowa juga dinilai semakin inklusif. Indikator pemerataan menunjukkan perbaikan signifikan, ditandai dengan penurunan gini rasio dari 0,376 menjadi 0,326—lebih baik dibandingkan rata-rata provinsi maupun nasional.
Di saat yang sama, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 6,85 persen menjadi 6,64 persen. Penurunan ini memperkuat efektivitas berbagai program ekonomi produktif yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Gowa.
Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Gowa turut mengalami peningkatan menjadi 74,22. Angka tersebut mencerminkan perbaikan kualitas hidup masyarakat yang berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi.
“Indikator makro ini menjadi tolok ukur utama bahwa kebijakan pembangunan yang kami jalankan tidak hanya mendorong pertumbuhan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Husniah.
Dengan tren positif tersebut, Pemerintah Kabupaten Gowa optimistis mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperluas manfaat ekonomi agar semakin merata di seluruh lapisan masyarakat.

