RastraNews.id, Makassar – Tim DVI Biddokkes Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban tenggelamnya KM Nurul Salsa. Sementara itu, Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki di Pulau Matalaang, sehingga jumlah korban yang masih dalam pencarian kini tersisa 14 orang.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, hingga saat ini total korban yang ditemukan bertambah setelah Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu jenazah di Pulau Matalaang.
”Hari ini Tim SAR Gabungan menemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki di Pulau Matalaang. Identitasnya masih menunggu proses identifikasi,” ujar Didik, Kamis (23/7/2026).
Dengan penemuan tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian berkurang menjadi 14 orang.
Selain perkembangan pencarian, Didik menyebut proses penyelidikan juga terus berjalan. Jumlah saksi yang telah diperiksa bertambah dari 21 menjadi 23 orang.
”Perkembangan penanganan hukum maupun proses identifikasi akan terus kami sampaikan,” katanya.
<span;>Sementara itu, Kabiddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris menjelaskan dua jenazah yang diterima Tim DVI pada Rabu (22/7) berhasil diidentifikasi melalui proses pencocokan data antemortem dan postmortem.
Jenazah pertama dengan nomor kantong PM 62 B01 Selayar teridentifikasi sebagai Hasriati (44), warga Dusun Garassi, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar. Identifikasi dilakukan berdasarkan data gigi, data medis, dan properti.
Sedangkan jenazah kedua dengan nomor kantong PM 62 B02 Selayar teridentifikasi sebagai Bau Intang (50), warga Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Korban diidentifikasi melalui sidik jari dan data medis.
”Hingga saat ini Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel telah menerima laporan sebanyak 16 korban dari total 17 korban yang sebelumnya dilaporkan,” ujarnya.
Tim SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap 14 korban lainnya yang belum ditemukan, sementara proses identifikasi terhadap jenazah terbaru akan dilakukan oleh Tim DVI. (*)

