RASTRANEWS.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi D DPRD Makassar, Fahrizal Arrahman Husain, mendukung langkah Pemerintah Kota Makassar menggencarkan tracing atau penelusuran Tuberkulosis (TBC) sebagai upaya menekan penularan penyakit tersebut.

‎Fahrizal menilai, deteksi dini penting dilakukan karena masih banyak masyarakat yang tidak menyadari dirinya terjangkit TBC, namun tetap beraktivitas seperti biasa dan berpotensi menularkan penyakit kepada orang lain.

‎Menurutnya, pengalaman saat bekerja di puskesmas dan rumah sakit membuatnya melihat langsung masih adanya masyarakat yang belum mengetahui dirinya terjangkit TBC.

<span;>‎Karena itu, ia mendorong Dinas Kesehatan Makassar tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi aktif turun melakukan pemeriksaan di tengah masyarakat.

<span;>‎”Yang paling utama adalah puskesmas-puskesmas yang ada di seluruh Kota Makassar harus turun langsung ke masyarakat, terutama ke posyandu yang ada di setiap daerahnya, dan juga ke semua sekolah untuk mengetes langsung,” ujar Fahrizal, Kamis (13/8).

‎Ia juga mengusulkan agar pemeriksaan TBC diperluas ke lingkungan sekolah, perkantoran, hingga instansi yang berada di wilayah kerja masing-masing puskesmas.

‎Menurutnya, langkah tersebut dapat memperluas jangkauan penemuan kasus sekaligus meningkatkan capaian pemeriksaan TBC di Kota Makassar.

‎”Kalau bisa siswa-siswi juga bisa dites langsung mengenai TB-nya. Kalau bisa mencakup semua wilayahnya seperti sekolah ataupun dinas-dinas yang ada di situ, semua kantor yang ada di sekitar wilayah puskesmas tersebut,” katanya.

‎Fahrizal menilai, sosialisasi dan pemeriksaan secara langsung menjadi kunci untuk menemukan masyarakat yang terindikasi TBC sedini mungkin.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya penanganan segera terhadap warga yang telah dinyatakan terjangkit TBC agar risiko penularan kepada orang lain dapat ditekan.

‎Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa TBC dapat ditangani melalui pengobatan yang dilakukan secara teratur.

‎”Harus memang diketahui dulu apakah dia terjangkit TB sebelumnya atau tidak, karena pengobatannya ini sangat berguna untuk menekan virusnya supaya tidak bisa menyebar ke yang lain,” tuturnya.

‎Fahrizal juga meminta masyarakat mengenali sejumlah gejala yang dapat mengarah pada TBC, di antaranya penurunan berat badan secara drastis, berkeringat pada malam hari, penurunan nafsu makan, serta batuk yang disertai dahak.

‎Ia menegaskan, masyarakat yang mengalami gejala tersebut sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

‎Fahrizal berharap program tracing TBC yang saat ini digencarkan Pemkot Makassar dapat dilakukan secara masif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

‎Menurutnya, semakin cepat kasus ditemukan dan mendapatkan pengobatan, semakin besar peluang untuk memutus mata rantai penularan TBC di masyarakat. (*)