RASTRANEWS.ID, MAKASSAR — Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah dan Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menorehkan prestasi dalam Pelatihan Pembelajaran Transformatif bagi dosen FIS-H UNM.
‎
‎Tiga dosen Jurusan Pendidikan Sejarah dan  Pendidikan IPS berhasil meraih penghargaan sebagai peserta paling transformatif dan peserta terfavorit dalam kegiatan yang ditutup di Hotel Remcy Panakkukang, Makassar, Jumat (4/9/2026).
‎
‎Asmaul Husna Amiruddin, M.Pd. dan Dr. Muh. Said, M.Pd. terpilih sebagai peserta paling transformatif. Sementara Drs. La Malihu, M.Hum. meraih predikat peserta terfavorit.
‎
‎Pelatihan Pembelajaran Transformatif tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 1 hingga 4 September 2026, dan diikuti 60 dosen dari berbagai program studi di lingkungan FIS-H UNM.
‎
‎Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dosen mengenai konsep pembelajaran transformatif serta mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih reflektif, kontekstual, kreatif, dan berorientasi pada pengalaman belajar mahasiswa.
‎
‎Pada sesi penutupan, panitia kegiatan, Bustan, M.Pd., mengumumkan sejumlah peserta dengan performa menonjol selama pelatihan. Penilaian dilakukan berdasarkan keterlibatan peserta, kemampuan refleksi, partisipasi, kreativitas, serta pengembangan gagasan pembelajaran transformatif.
‎
‎Pelatihan secara resmi ditutup oleh Dekan FIS-H UNM, Dr. Supriadi Torro, S.Pd., M.Si. Ia berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan para dosen dalam proses pembelajaran di kelas.

‎‎Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya FIS-H UNM dalam memperkuat kompetensi dosen sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, reflektif, dan bermakna bagi mahasiswa. (*)