Rastranews.id, Makassar – Seorang dokter kecantikan dan pemilik klinik asal Makassar, Resti Apriani Muzakkir (35) mengungkap dugaan penipuan yang dialaminya dalam hubungan pribadi dengan seorang pria berinisial AB yang dikenalnya sejak Mei 2025.

Ia sempat speak up terkait hal ini di sosial media pribadinya.

Tak hanya sampai di situ, Dokter Resti mengaku mendapat tekanan dan ancaman setelah menagih utang kepada seorang pria yang sebelumnya memiliki hubungan dekat dengannya itu.

Ancaman tersebut berupa rencana pengerahan massa untuk berdemo untuk menutup jaringan klinik miliknya di sejumlah daerah.

“Jadi pas saya tagih, dia mengancam bilang ‘Saya demo nanti klinikmu kalau kau tagih-tagih’,” kata Resti, Rabu (17/12/2025).

Lulusan pendidikan dokter Universitas Hasanuddin ini mengaku ancaman tersebut berdampak besar secara psikologis, tidak hanya pada dirinya tetapi juga pada tim dan keluarganya.

“Tim saya sampai bikin grup ‘misi penyelamatan Dokter Resti’. Mama saya sendiri tidak berani menegur, adik-adik saya juga tidak berani,” ujarnya.

Resti mengatakan ancaman itu bukan sekadar ucapan, melainkan diikuti dengan gerakan nyata.

Ia mengungkap pria tersebut bahkan meminta agar dirinya menyampaikan permintaan maaf.

Ia bilang, kontak terakhirnya terjadi melalui salah seorang dokter kliniknya di Kolaka, yang pembicaraannya direkam sebagai bukti.

Resti mengatakan, pria tersebut berlagak seperti pahlawan yang berjasa menahan massa demo.

“Dia bilang ‘kenapa saya diviralkan, padahal katanya saya yang dibantu semua klinikmu supaya tidak didemo’,” kata Resti.

Namun menurut Resti, justru pria tersebut yang menggerakkan massa. Merasa tidak sendirian sebagai korban, Resty akhirnya memilih berbicara terbuka di media sosial.

“Faktanya, justru dia yang menggerakkan demo,” ujarnya.

“Jadi akhirnya saya speak up di Instagram, karena korbannya banyak, lebih dari 20 perempuan. Ada yang Rp70 juta, ada Rp200 juta,” kata dokter kelahiran 1990 ini. (MA)