Rastranews.id, Makassar – Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali geram dan marah usai dituding terima uang dari oknum parkir liar.

Namanya diseret akibat oknum parkir liar di Toko Alaska sebut nama Adi saat diinterogasi oleh pengunjung yang meminta uang parkir dengan cukup mahal.

“Saya setor di Adi PD Parkir Rp 150 ribu,”ujar oknum yang menyebut dirinya bernama Sandi.

“Bahu jalan kau parkir Rp 150 ribu. Adi siapa di PD parkir?,”kembali perekam melontarkan pertanyaan.

Perekam kemudian meminta nomor handphonenya Adi yang disebut oknum parkir liar tersebut.

Namun oknum parkir liar tersebut mengaku HPnya hilang.

“Tanyami Adi, saya Sandi Alaska!, saya setor Rp150 ribu ke PD parkir. Saya juga dari media,” ujarnya dengan suara lantang.

Viralnya video tersebut menuai banyak kecaman dari pengguna media sosial.

Banyak yang menyebut Adi yang dimaksud dalam video tersebut adalah Dirut PD Parkir Adi Rasyid Ali.

Pria yang tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD Kota Makassar itu pun geram.

“Nama saya diseret-seret gegara oknum tersebut. Aduh! masa saya ambil uang receh begitu,”geramnya saat dimintai tanggapan, Senin 29 Desember 2025.

Pria yang akrab disapa ARA itu pun menuding ada oknum yang sengaja menjatuhkan namanya. Dan dia juga mengaku mengetahui nama oknum tersebut.

Namun dia enggan menyebutkan namanya. “Ada yang sengaja mau menjatuhkan nama baik saya,”ucapnya.

Dia pun mengaku kalau masalah uang tidak ada masalah bagi dirinya. Karena dia mengaku punya duit banyak di bank.

“Saya punya deposito Rp 10 miliar. Rugi saya kalau masalah sekecil itu saya ambil,”geramnya lagi.

Adi juga mengaku lebih menahan diri untuk melabrak oknum tersebut. Karena dia mengaku tidak akan melakukan cara-cara preman seperti itu.

Walaupun dirinya mengaku punya massa yang cukup banyak karena dia juga merupakan anggota Pemuda Pancasila (PP).

“Kalau mau lakukan kekerasan gampang sekali ji, saya ini anggota PP, tapi saya lebih menahan diri,”ucapnya. (MA)