Rastranews.id, Makassar – Seorang dokter kecantikan dan pemilik klinik asal Makassar, Resti Apriani Muzakkir (35) mengungkap dugaan penipuan yang dialaminya dalam hubungan pribadi dengan seorang pria berinisial AB yang dikenalnya sejak Mei 2025. Ia sempat speak up terkait hal ini di sosial media pribadinya.
Dalam pengakuannya baru-baru ini, Resti menyebut mengalami kerugian finansial yang tak main-main, mulai dari pinjaman ratusan juta rupiah hingga dugaan penggunaan cek kosong.
Ia menceritakan, perkenalannya dengan AB bermula melalui media sosial Instagram.
“Kenalannya itu dari Mei tahun ini. Awalnya masih DM-DMan di Instagram. Kenal-kenalan begitu,” kata Resti saat diwawancarai RastraNews, Rabu (17/12/2025).
Hubungan tersebut berlanjut hingga pertemuan langsung setelah lulusan pendidikan dokter di Universitas Hasanuddin (Unhas) ini membuka cabang klinik di Morowali.
“Setelah itu saya buka cabang (klinik) di Morowali. Kalau tidak salah bulan Agustus. Tiga bulan kemudian baru ketemu,” ujarnya.
Resti mengaku pria tersebut kerap meminjam uangnya dalam jumlah besar sekitar September 2025.
“Tepatnya sekitar 25 September kayaknya itu, dia pinjam uangku Rp250 juta untuk MBG. Dia janji cuma satu Minggu, tapi baru dibayar satu bulan kemudian. Itu pun baru Rp150 juta,” ungkapnya.
Selain pinjaman tersebut, Resti juga menanggung biaya hidup pria tersebut. Ia menyebut pria itu kerap menjanjikan akan memodali seluruh cabang kliniknya, sehingga ia percaya dan menghabiskan tabungannya.
“Saya beli rumah tiga unit di Bone, seharga Rp450 juta dikali tiga, habiskan uang saya, karena saya pikir nanti diganti,” ujarnya.
Namun, janji itu tak pernah terwujud. Bahkan, dalam proses lamarannya, Resti mengklaim diberikan cek senilai Rp300 juta yang belakangan diketahui tidak memiliki saldo.
“Waktuku juga lamaran dikasi cek Rp300 juta, padahal tidak ada isinya. Cek palsu ji,” tegasnya.
Atas kejadian ini, Resti pun menyatakan akan menempuh jalur hukum ke depannya.
“Saya mau (melapor ke polisi). Tapi nanti balik dari umroh, Februari mungkin baru ada waktuku,” ucapnya. (MA)

