Rastranews.id, Palu – Komitmen pengelolaan anggaran yang bersih dan berorientasi hasil kembali ditegaskan Kapolda Sulteng, Irjen Pol Endi Sutendi dalam kegiatan Penyerahan DIPA Petikan serta Penandatanganan Pakta Integritas Polda Sulteng Tahun Anggaran 2026.
Acara strategis yang berlangsung di Ballroom Swiss-Belhotel, pada Selasa (6/1/2026) itu, turut dihadiri Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, jajaran pejabat utama Polda Sulteng, serta para Kapolres dan Kapolresta se-Sulawesi Tengah.
Dalam arahannya, Kapolda menjelaskan bahwa Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026 yang diterbitkan pada 29 Desember 2025 merupakan dokumen final dan menjadi landasan utama pelaksanaan seluruh program dan kegiatan pembangunan kepolisian sepanjang tahun 2026.
Ia menegaskan, seluruh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) wajib mengelola anggaran secara disiplin, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Kapolda juga mengingatkan agar tidak ada ruang bagi penyalahgunaan anggaran maupun praktik korupsi dalam pelaksanaannya.
Selain itu, Kapolda Sulteng menyoroti pentingnya efisiensi dan penghematan anggaran, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola anggaran, serta penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Ketepatan realisasi anggaran dan penyelesaian tagihan juga menjadi perhatian guna menjaga nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).
Terkait pengadaan barang dan jasa, Kapolda menekankan agar seluruh proses dijalankan sesuai peraturan perundang-undangan, secara profesional, terbuka, dan bertanggung jawab, serta tidak melampaui pagu anggaran yang telah ditetapkan dalam DIPA.
Lebih jauh, Kapolda mengajak seluruh jajaran memperkuat sinergi dan harmonisasi dengan pemerintah daerah, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, demi mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya berharap seluruh KPA mampu mengelola anggaran secara bertanggung jawab, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Tengah,” pungkas Kapolda. (*)

