Makassar – Universitas Pejuang Republik Indonesia atau dikenal UPRI menggelar Pelantikan Dekan dan Struktural Fakultas Kesehatan (Fakes), di Aula Kampus UPRI, Jl Raya Baruga Antang, Kota Makassar, Sabtu (30/8/2025).

Erni Kadir SKM, secara resmi terpilih kembali dan dilantik oleh Rektor UPRI, Muh Darwis Nur Tinri sebagai Dekan Fakes UPRI Periode 2025-2029. Dirinya bertekad untuk menjadikan Fakes UPRI unggul dan berjaya.

“Visi saya menjadikan Fakes UPRI sebagai fakultas kesehatan yang unggul di Indonesia Timur berbasis riset dan inovasi melalui pemberdayaan masyarakat dan nilai-nilai kejuangan,” ujarnya ditemui usai pelantikan.

Tidak hanya visi, Erni juga telah menyiapkan sejumlah misi yang akan berusaha diwujudkan dalam kepemimpinannya lima tahun kedepan.

Misi tersebut diantaranta, yakni meningkatkan kuantitas dan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi terutama mendorong riset dan inovasi bidang kesehatan yang bernilai kejuangan.

Meingkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (Dosen dan Tenaga Kependidikan), dan Meningkatkan jumlah mahasiswa setiap tahun.

“Saya juga ingin memperbaiki sarana dan prasarana di fakultas, meningkatkan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan, menciptakan unit usaha fakultas, serta menjalin kerja sama dengan stakeholders,” bebernya.

Erni mengaku tidak hanya telah menyiapkan visi dan misi. Ada juga sejumlah program kerja inovatif yang akan dijalankan dalam mewujudkan fakultas kesehatan unggul.

Mulai dari, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, program Green, Clean & Beutiful, pengembangang kurikulum program studi, program pojok kreatifitas mahasiswa, sistem administrasi dan akademik fakultas kesehatan.

Kemudian peningkatan publikasi jurnal, program kantin sehat, program kerjasama dengan stakeholder/industri, meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta didik dan menciptakan lulusan yang handal.

Ada juga program untuk meningkatkan jumlah penerimaan dana hibah, baik hibah penelitian ataupun pengabdian kepada masyarakat, melaksanakan secara rutin pengabdian kepada masyarakat dengan bekerjasama dengan pihak puskesmas, posyandu, kelurahan, industri dan sekolah.

“Juga program meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih ramah dan bersahabat, penyediaan laboratorium digital kesehatan, mengadakan seminar dan workshop secara rutin,” pungkasnya.

“Terakhir untuk mewujudkan semua ini, terpenting adalah Elemen Penting Langkah 5 M, yaitu Man, Material, Metode, Machine, Money,” tutup Erni Kadir. (AR)