RastraNews.id, Makassarhttp://RastraNews.id, Makassar Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), mendampingi Ketua Dewan Kehormatan BPP HIPMI sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membuka Sidang Dewan Pleno (SDP) Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Tahun 2026 di Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (15/02/2026).

Mengusung tema “HIPMI Penggerak Ekonomi untuk Indonesia Berdaulat”, forum nasional ini dihadiri perwakilan HIPMI dari 38 provinsi dengan total sekitar 3.000 peserta yang terdiri atas pengurus pusat dan daerah.

Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir, di antaranya Menteri Pertahanan Andi Amran Sulaiman, Bendahara DPP yang juga Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, mantan Ketua Umum HIPMI yang juga anggota DPR RI Erwin Aksa, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, serta Wali Kota Makassar periode 2004–2014 Ilham Arief Sirajuddin.

Prosesi pembukaan ditandai dengan penabuhan gendang oleh Bahlil, Munafri, dan para tokoh yang hadir sebagai simbol dimulainya rangkaian SDP HIPMI 2026 di Kota Makassar.

Sebagai tuan rumah, Appi menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung agenda strategis nasional yang berorientasi pada penguatan kewirausahaan dan kemandirian ekonomi daerah.

Ia menyebut, kehadiran ribuan pengusaha muda dari seluruh Indonesia menjadi momentum penting bagi Makassar untuk memperkuat jejaring kewirausahaan nasional sekaligus menegaskan posisi kota ini sebagai simpul strategis pembangunan Indonesia Timur.

“Makassar terbuka untuk seluruh gagasan besar yang mendorong penguatan ekonomi nasional. Kami percaya, pertumbuhan ekonomi yang kuat lahir dari daerah yang diberi ruang untuk berinovasi dan berkembang,” ujar Appi.

Dalam arahannya, Bahlil Lahadalia bernostalgia dengan kiprah Appi saat aktif di HIPMI. Di hadapan ribuan kader, ia memperkenalkan Appi sebagai senior HIPMI yang pernah menjabat Ketua Bidang Kelautan dan Pertanian serta Ketua Sidang Dewan Pleno di Surabaya.

“Pak Appi, waktu saya jadi Ketua Umum HIPMI, beliau adalah salah satu ketua bidang. Waktu SDP pertama di Surabaya, ketua SDP adalah Pak Appi,” ungkap Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil menyoroti dinamika global yang berpotensi mengancam stabilitas perekonomian nasional, khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral. Ia menekankan pentingnya terobosan kebijakan untuk mewujudkan swasembada energi dan memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia.

“Jangan pernah bermimpi menjadi swasembada energi kalau tidak melakukan terobosan. Importir akan terus mendapat manfaat jika kita tidak mampu mendorong kemandirian,” tegasnya.

Ia memaparkan langkah strategis pemerintah, mulai dari pembukaan 110 wilayah kerja blok migas baru di seluruh Indonesia, percepatan pengembangan energi baru terbarukan (EBT), hingga reformasi tata kelola sektor pertambangan melalui penyempurnaan regulasi RKAB serta revisi Undang-Undang Minerba.

Bahlil juga mendorong kader HIPMI daerah memanfaatkan peluang investasi di sektor energi dan sumber daya.
“Kalau dulu dikerjakan pemuda Jakarta, sekarang harus oleh pemuda lokal.
Kantor-kantornya harus di daerah. Sudah saatnya orang daerah menjadi tuan di negerinya sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyampaikan harapan agar HIPMI terus melahirkan pengusaha muda yang berintegritas dan inovatif.

“Semoga HIPMI terus melahirkan pengusaha muda yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi bangsa. Ketika pengusaha muda maju, Indonesia semakin berdaulat,” pungkasnya. (rls/mu)