RastraNews.id, Luwu Timur – Perjalanan hidup Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang penuh perjuangan dan keterbatasan kini diabadikan dalam sebuah buku berjudul “Setir Kehidupan”. Buku tersebut resmi diluncurkan dalam rangkaian Muharram Fest 1448 Hijriah di pelataran kediaman Bupati di Malili, Senin (13/7/2026).

Buku ini mengisahkan perjalanan seorang anak dari keluarga sederhana yang pernah bekerja sebagai sopir angkutan umum atau pete-pete untuk membiayai pendidikan, hingga akhirnya dipercaya masyarakat memimpin daerah kelahirannya sebagai Bupati Luwu Timur.

Peluncuran buku tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga diharapkan menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi anak-anak yatim serta generasi muda agar tidak menyerah dalam mengejar cita-cita meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

“Lewat buku ini kita belajar bahwa kehidupan berputar seperti roda. Kita tidak pernah tahu bagaimana masa depan kita. Saya sendiri tidak pernah membayangkan akan menjadi bupati,” ujar Irwan dalam sambutannya.

Pesan untuk Anak Yatim dan Generasi Muda

Irwan menjelaskan, buku Setir Kehidupan lahir dari keinginan untuk berbagi pengalaman hidup sekaligus memberikan semangat kepada generasi muda bahwa kesuksesan bukanlah sesuatu yang mustahil diraih.

Menurutnya, menjadi pribadi yang berhasil membutuhkan proses panjang, kerja keras, kedisiplinan, serta keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Ia berharap kisah yang tertuang dalam buku tersebut dapat menjadi pengingat bahwa kondisi ekonomi dan keterbatasan hidup bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

“Buku ini kami hadirkan sebagai penyemangat, khususnya bagi anak-anak yatim dan generasi muda di Luwu Timur. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita yakin, mau berusaha, dan memiliki kemauan untuk mewujudkan cita-cita,” katanya.

Keuntungan Penjualan untuk Anak Yatim

Menariknya, Irwan mengungkapkan bahwa buku Setir Kehidupan akan dipasarkan kepada masyarakat luas dan seluruh keuntungan dari penjualannya akan disalurkan kepada anak-anak yatim.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmennya untuk berbagi manfaat sekaligus menghadirkan dampak sosial melalui karya yang mengangkat kisah perjalanan hidupnya.

Ia berharap buku tersebut tidak hanya menjadi bacaan inspiratif, tetapi juga mampu membantu anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Keterbatasan Bukan Penghalang Meraih Mimpi

Dalam kesempatan itu, Irwan juga membagikan salah satu nilai penting yang menjadi pegangan hidupnya selama berjuang dari masa kecil hingga mencapai posisi saat ini.

Menurutnya, keikhlasan membantu orang tua dan kesungguhan dalam menjalani setiap proses kehidupan menjadi modal utama yang membawanya meraih berbagai pencapaian.

“Dengan keikhlasan membantu orang tua, saya yakin itulah jalan terbaik untuk bisa meraih mimpi,” tegasnya.

Melalui buku Setir Kehidupan, Irwan berharap semakin banyak anak-anak dan generasi muda yang percaya bahwa mimpi besar dapat diwujudkan, terlepas dari latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi yang dimiliki.