RastraNews.id, Makassar – Perjalanan hidup Harmansyah menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kepercayaan dan tanggung jawab besar.
Pria yang lahir dan besar di lingkungan sederhana di Kabupaten Wajo itu kembali dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulawesi Selatan periode 2026-2031, mendampingi Ketua DPD HNSI Sulsel terpilih, H. Andi Iwan Darmawan Aras, yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) III HNSI Sulsel di Hotel Claro Makassar.
Bagi banyak orang yang mengenalnya, capaian tersebut bukan sesuatu yang datang secara instan. Harmansyah tumbuh sebagai anak desa di Kabupaten Wajo. Masa kecilnya dilalui di kawasan bantaran sungai bersama masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian, perdagangan kecil, dan aktivitas perairan.
Lingkungan sederhana itu membentuk karakter Harmansyah sejak dini. Ia tumbuh dengan nilai kerja keras, gotong royong, dan semangat pantang menyerah yang hingga kini masih melekat dalam dirinya.
“Orang tua kami mengajarkan bahwa pendidikan, kerja keras, dan menjaga kepercayaan adalah modal utama untuk berhasil,” ungkap Harmansyah dalam beberapa kesempatan.
Berbekal pengalaman berorganisasi sejak muda, Harmansyah kemudian meniti karier dari bawah hingga menjadi salah satu figur muda yang diperhitungkan di Sulawesi Selatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, namanya semakin dikenal luas karena aktif di berbagai organisasi strategis, baik di bidang kepemudaan, dunia usaha, politik, maupun sosial kemasyarakatan.
Teranyar, Harmansyah sukses mengawal pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII Kadin Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hakuna Matata Resort, Kabupaten Bulukumba. Pada agenda penting dunia usaha tersebut, ia dipercaya sebagai Ketua Steering Committee (SC) dan berhasil mengawal seluruh proses musyawarah hingga berjalan lancar dan sukses.
Di lingkungan Kadin Sulsel, Harmansyah juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (WKU) Kadin Sulsel.
Tak hanya itu, ia saat ini juga dipercaya sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan, organisasi kepemudaan terbesar yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda dan pembangunan sosial masyarakat.
Di dunia politik, Harmansyah mengemban amanah sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Gerindra Sulawesi Selatan, sementara di sektor korporasi ia menjabat sebagai Komisaris PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), anak perusahaan Waskita Toll Road yang bergerak di bidang infrastruktur.
Kini, kepercayaan baru di HNSI Sulsel menambah daftar tanggung jawab yang diembannya.
Sebagai Ketua Harian HNSI Sulsel, Harmansyah menegaskan komitmennya untuk membantu memperjuangkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, nelayan merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki peran besar dalam menopang ekonomi daerah, namun masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari akses permodalan, sarana produksi, hingga perlindungan sosial.
“Kami ingin HNSI menjadi rumah perjuangan nelayan. Organisasi ini harus hadir untuk mendengar, memperjuangkan, dan mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Bagi Harmansyah, jabatan bukanlah tujuan akhir. Baginya, setiap amanah adalah kesempatan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Dari seorang anak kampung yang tumbuh di bantaran sungai Kabupaten Wajo, kini Harmansyah menjelma menjadi salah satu tokoh muda Sulawesi Selatan yang dipercaya memimpin berbagai organisasi strategis.
Perjalanan itu menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, dan kemampuan menjaga kepercayaan dapat membawa seseorang melampaui batas-batas yang pernah dibayangkan semasa kecilnya.

