RastraNews.id, Makassar — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar menyiapkan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau panjang, dengan mengaktifkan tujuh posko siaga serta puluhan armada.
Kepala Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, mengatakan pihaknya fokus pada dua potensi utama, yakni kebakaran dan kekeringan.
“Kami sudah membentuk posko khusus menghadapi musim kemarau, karena potensi kebakaran dan kekeringan meningkat,” ujarnya di Balai Kota Makassar, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, total tujuh posko diaktifkan, terdiri dari satu posko utama di Mako Jalan Ratulangi serta enam posko di wilayah Akkarena Tanjung Bunga, Ujung Tanah, KIMA, Tamalanrea, Toddopuli Timur, dan Manggala.
“Semua posko kami aktifkan untuk mempercepat respons jika terjadi kebakaran maupun distribusi air bersih,” jelasnya.
Selain itu, Damkarmat juga menyiapkan sekitar 60 unit armada yang disiagakan di berbagai titik untuk menjangkau seluruh wilayah Kota Makassar.
Dalam menghadapi potensi kekeringan, Damkarmat turut membantu suplai air bersih dengan mendukung layanan PDAM Makassar.
“Kami akan backup PDAM untuk penyaluran air bersih, tetapi tetap ada tim yang standby untuk kondisi darurat kebakaran,” katanya.
Fadli juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di lahan kosong yang rawan terbakar saat musim kemarau.
“Kami minta peran camat, lurah, hingga RT/RW untuk mengawasi lahan kosong, karena banyak kejadian dipicu puntung rokok atau sampah kering,” tegasnya.
Selain armada mobil, Damkarmat juga mengaktifkan damtor (motor pemadam) untuk menjangkau lorong-lorong sempit yang sulit dilalui kendaraan besar.
Ke depan, Damkarmat Makassar juga mendorong modernisasi peralatan, termasuk penanganan kebakaran baterai lithium yang membutuhkan perlakuan khusus, serta pengadaan armada pemadam di laut (fireboat) untuk wilayah kepulauan.
“Kita butuh peralatan yang mengikuti perkembangan kota, termasuk penanganan kebakaran modern dan armada laut,” pungkasnya. (mu)

