MAROS, RastraNews.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Maros meningkatkan langkah antisipasi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bontoramba, Kecamatan Mandai, seiring meningkatnya suhu udara pada musim kemarau.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni menyiram tumpukan sampah secara rutin guna menjaga kelembapan dan menekan potensi munculnya titik api.
TPA Bontoramba menjadi lokasi akhir pembuangan sampah dari seluruh wilayah Kabupaten Maros sebelum sampah diproses atau ditimbun.
Kondisi tersebut membuat lokasi ini memiliki risiko tinggi mengalami kebakaran, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Kepala Seksi Sarana Prasarana, Informasi, dan Data Damkar Maros, M Ilham Halim Syah, mengatakan penyiraman dilakukan berdasarkan permintaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros sebagai langkah pencegahan.
Menurut Ilham, tingginya temperatur dalam beberapa pekan terakhir mempercepat proses pembusukan sampah organik.
Kondisi tersebut menghasilkan gas metana yang mudah terbakar apabila terakumulasi dan bersentuhan dengan sumber api.
“Setiap ada permintaan dari DLH, personel Damkar langsung melakukan penyiraman di area TPA. Tujuannya untuk mengurangi akumulasi gas metana sekaligus mencegah potensi kebakaran akibat cuaca panas,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, penyiraman tidak hanya menjaga kelembapan tumpukan sampah, tetapi juga menjadi langkah efektif untuk mengurangi kemungkinan terbentuknya titik api.
Selain berisiko memicu kebakaran, gas metana yang keluar dari timbunan sampah juga dapat menimbulkan kepulan asap yang mengganggu lingkungan sekitar.

