Selain menjalani pemusatan latihan, para atlet juga akan mengikuti try out dan try in sebagai bagian dari peningkatan pengalaman serta mental bertanding.

Chaerul mengungkapkan target perolehan medali emas pada Porprov 2026 dipatok sebanyak 44 medali, berdasarkan hasil yang diraih Maros pada Pra Porprov.

Menurutnya, sekalipun terjadi penurunan sekitar 10 medali emas, Maros masih berpeluang mengumpulkan sekitar 34 medali emas, jumlah yang dinilai cukup untuk bersaing memperebutkan posisi runner-up.

Di sisi lain, dukungan anggaran untuk KONI Maros turut mengalami peningkatan. Tahun ini, dana hibah yang diterima mencapai Rp3,05 miliar, naik sekitar Rp300 juta dibandingkan pelaksanaan Porprov 2022 yang sebesar Rp2,75 miliar.

Perkembangan organisasi olahraga di Kabupaten Maros juga menunjukkan tren positif. Jumlah cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI bertambah dari 24 menjadi 37 cabang olahraga.

Sejumlah cabor baru yang kini bergabung antara lain pickleball, arung jeram, esports, berkuda, hapkido, hingga lari trail.

Bertambahnya jumlah cabang olahraga tersebut turut berdampak pada peningkatan jumlah atlet binaan, dari sekitar 200 atlet menjadi lebih dari 350 atlet.

Seiring dengan itu, jumlah pengurus KONI Maros kini mencapai 71 orang untuk mengakomodasi kebutuhan pembinaan seluruh cabang olahraga yang terus berkembang. []