Rastranews.id, Makassar — Bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan kian mengerucut. Pasca Musyawarah Wilayah (Muswil), nama Ilham Ari Fauzi menguat sebagai kandidat terdepan.
Ilham menjadi satu-satunya figur yang secara terbuka menyatakan kesiapan maju. Ia juga telah melaporkan kesiapannya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
Formatur Muswil PPP Sulsel, Andi Sugiarti Mangun Karim, menyampaikan seluruh tahapan Muswil telah rampung hingga rapat paripurna kelima. Laporan pertanggungjawaban kepengurusan DPW PPP Sulsel periode 2021–2026 diterima aklamasi oleh seluruh DPC.
Dengan diterimanya laporan tersebut, kepengurusan DPW PPP Sulsel dinyatakan demisioner. Proses Muswil disebut berjalan sesuai mekanisme dan berlangsung kondusif.
Muswil juga menyepakati pembentukan tujuh formatur. Komposisinya terdiri atas satu unsur DPP, satu unsur DPW, dan lima unsur DPC.
Karena unsur DPP merupakan kewenangan pusat, Muswil baru menetapkan enam formatur. Untuk unsur DPW, forum menyepakati Ilham Ari Fauzi sebagai perwakilan.
Sementara lima formatur dari unsur DPC ditetapkan secara aklamasi. Penetapan didasarkan pada kinerja, prestasi, serta keterwakilan wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
PPP Sulsel kini menunggu Surat Keputusan DPP terkait penunjukan formatur unsur pusat. Formatur dari DPP nantinya otomatis menjabat Ketua Formatur secara ex officio.
Andi Sugiarti menegaskan, tugas formatur hanya merekomendasikan satu nama calon Ketua DPW kepada DPP. Keputusan final sepenuhnya menjadi kewenangan DPP sesuai AD/ART dan Peraturan Organisasi PPP.
“Hingga saat ini, hanya Ilham Ari Fauzi yang secara resmi menyatakan kesiapan dan melapor ke DPP. Karena itu, arah pilihan memang mengerucut ke sana,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah SK DPP terbit, formatur akan segera bekerja melakukan konsolidasi. Penyusunan rekomendasi dipercepat mengingat DPC wajib menuntaskan musyawarah cabang maksimal tiga bulan pasca Muswil.
“Muswil dan tugas DPC sudah selesai. Selanjutnya bergantung pada kerja formatur dan keputusan DPP,” pungkas Andi Sugiarti. (MU)

