RastraNews.id, Makassar — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menjemput langsung kepulangan jemaah haji Kloter 2 Debarkasi Makassar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Selasa (2/6/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Sidrap itu menjadi bentuk perhatian dan penghormatan pemerintah daerah kepada para jemaah yang baru menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Setelah tiba di bandara, rombongan jemaah diarahkan menuju Aula Arafah Asrama Haji Makassar untuk mengikuti prosesi penerimaan resmi oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidrap, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji. Alhamdulillah, bapak dan ibu kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Syaharuddin dalam sambutannya.
Ia mengatakan kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan nikmat dan anugerah besar dari Allah SWT karena tidak semua umat Islam memperoleh kesempatan untuk menyempurnakan rukun Islam kelima di Kota Suci Makkah dan Madinah.
Syaharuddin juga mengaku bersyukur dapat menepati janjinya untuk menjemput langsung jemaah haji hingga ke area pesawat, sebagaimana yang pernah disampaikannya saat prosesi pelepasan jemaah beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah saya bisa menjemput langsung di pesawat. Bahkan ada yang mengira saya petugas bandara,” katanya disambut tawa para jemaah.
Menurutnya, musim haji tahun ini menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Sidrap karena untuk pertama kalinya dapat memberangkatkan dua kelompok terbang jemaah haji.
“Tahun ini menjadi berkah bagi Sidrap karena kita bisa memberangkatkan dua kloter. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya,” ungkapnya.
Ia menilai tambahan kuota tersebut merupakan hasil koordinasi dan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan jajaran Kementerian Haji dan Umrah.
Sementara itu, Sekretaris PPIH Debarkasi Makassar, Asa Afif, mengingatkan para jemaah agar terus menjaga kemabruran haji setelah kembali ke tengah masyarakat.
Menurutnya, kemabruran haji tidak hanya tercermin dari sempurnanya pelaksanaan rukun dan wajib haji, tetapi juga terlihat dari perubahan sikap dan perilaku sehari-hari.
“Kalau sebelum berangkat ibadahnya biasa-biasa saja, setelah pulang haji semoga menjadi lebih baik. Yang biasanya mudah marah menjadi lebih sabar, yang sebelumnya kurang peduli menjadi lebih dermawan dan rajin bersedekah,” ujar Asa Afif.
Ia juga mengajak para jemaah untuk menjadi teladan serta membawa dampak positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Asa Afif menyampaikan bahwa seluruh jemaah yang tiba di Makassar dalam kondisi sehat. Namun, masih terdapat satu jemaah asal Sidrap yang menjalani perawatan di Arab Saudi dan satu jemaah lainnya wafat di Tanah Suci.
Kloter 2 Debarkasi Makassar asal Kabupaten Sidrap tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 06.50 Wita.
Dari total 393 jemaah yang berangkat, sebanyak 391 jemaah berhasil kembali ke Tanah Air. Satu jemaah atas nama Ijuma H. Lompeng wafat di Arab Saudi pada 30 Mei 2026, sementara satu jemaah lainnya, Lanti Latief Abdullah, masih menjalani perawatan di Arab Saudi. (*)

