Rastranews.id, Luwu Timur — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyatakan keprihatinan sekaligus kemarahan atas maraknya peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang yang kian menyasar generasi muda.

Pernyataan tegas itu disampaikan Irwan saat bertemu warga dan para orang tua di Desa Loeha, Kecamatan Towuti, Minggu (29/3/2026).

Ia mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat, terutama orang tua, yang resah anak-anak mereka terancam terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Saya sangat prihatin dengan banyaknya kasus narkoba dan perjudian yang melibatkan anak muda. Ini sudah saya laporkan ke Polda Sulawesi Selatan dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan agar segera ditindak,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disambut antusias warga, khususnya kaum ibu, yang mendukung langkah tegas pemerintah daerah dalam memberantas peredaran narkoba.

Irwan menegaskan, persoalan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan akan segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret.

Salah satunya, pemerintah daerah berencana membangun fasilitas Badan Narkotika Nasional tingkat kabupaten untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kasus narkoba.

“Dalam waktu dekat kita akan bangun BNN Kabupaten. Lokasinya sudah disiapkan,” ujarnya.

Ia juga melontarkan peringatan keras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba agar segera menghentikan aktivitasnya.

“Kami bersama aparat akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terlibat,” tandas Irwan di hadapan warga.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, lanjutnya, berkomitmen melindungi generasi muda dari ancaman narkoba serta menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.