Rastranews.id, Luwu Timur — Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam turun langsung memantau kondisi pasar tradisional Malili menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis (19/3/2026).
Didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Luwu Timur Senfry Oktavianus, peninjauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Kehadiran Bupati di tengah aktivitas pasar langsung disambut antusias warga. Sejumlah masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk bersalaman, berfoto, hingga menyampaikan aspirasi secara langsung.
Irwan juga berdialog dengan pedagang guna memantau perkembangan harga komoditas, mulai dari sayur-mayur, ikan, hingga ayam potong.
“Dari hasil pantauan kami, hampir semua kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan harga. Hanya ayam potong yang naik sekitar 10 persen, selebihnya relatif stabil,” ujarnya.
Tak hanya pasar, Irwan bersama rombongan juga melakukan pemantauan ke sejumlah pangkalan gas elpiji dan SPBU untuk memastikan ketersediaan energi menjelang Lebaran.
Dari hasil pengecekan, stok elpiji di wilayah Malili dinyatakan aman dengan harga yang masih sesuai ketentuan pemerintah.
“Stok elpiji terpenuhi dan harganya tetap terjangkau sesuai aturan,” katanya.
Pemantauan kemudian dilanjutkan ke SPBU Atue untuk memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM), baik solar maupun pertalite. Hasilnya, ketersediaan BBM dinilai mencukupi dan kondisi antrean masih normal.
“Alhamdulillah BBM tersedia, tidak ada antrean panjang. Insya Allah sebelum dan setelah Lebaran stok tetap aman,” jelas Irwan.
Ia menegaskan, langkah pemantauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari raya.
Dengan kondisi harga yang stabil dan ketersediaan stok yang aman, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memastikan masyarakat dapat menyambut Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pokok maupun energi.

