RastraNews.id, Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyambut kedatangan jajaran Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Rombongan BPK RI yang dipimpin Anggota BPK RI Bidang Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) Wilayah VI, Drs. H. Fathan Subchi, tiba di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Minggu (28/6/2026) pagi.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sulteng Rudi Dewanto, para kepala perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang sebelumnya berada dalam satu penerbangan bersama rombongan BPK RI, turut mendampingi kunjungan tersebut.
Suasana penyambutan berlangsung hangat dan sarat nuansa budaya lokal. Rombongan BPK RI disambut dengan tarian adat Kaili serta prosesi pemasangan Siga, penutup kepala tradisional khas Sulawesi Tengah yang menjadi simbol penghormatan dan penerimaan tamu kehormatan di Tanah Kaili.
Penyambutan tersebut menjadi wujud penghargaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kepada para tamu negara sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para pejabat pusat yang berkunjung ke Sulawesi Tengah.
Usai prosesi penyambutan, rombongan BPK RI bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah melakukan silaturahmi di ruang VIP Bandara Mutiara SIS Al-Jufri sebelum melanjutkan agenda kegiatan di Kota Palu.
Dalam kunjungan tersebut, Anggota BPK RI dijadwalkan menghadiri pelantikan, dialog kebangsaan, dan rapat kerja Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Sulawesi Tengah yang berlangsung di Hotel Grand Sya, Palu.
Kehadiran jajaran BPK RI di Sulawesi Tengah dinilai penting dalam memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga pemeriksa negara, terutama dalam mendorong tata kelola keuangan daerah yang semakin baik dan berintegritas.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido terus menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel sebagai fondasi utama percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

