Rastranews.id, Samarinda— Posisi Borneo FC Samarinda di puncak klasemen sementara Liga 1 mulai berada dalam tekanan serius.
Pesut Etam tercatat tiga pertandingan beruntun gagal meraih kemenangan, sebuah tren negatif yang membuat jarak dengan para pesaing kian menipis.
Dalam tiga laga terakhir, Borneo FC hanya mampu meraih hasil imbang dan kekalahan.
Mereka takluk 0-1 dari Bali United, kemudian kembali tumbang 1-3 saat bertandang ke markas Persib Bandung, sebelum akhirnya ditahan imbang 2-2 oleh Persebaya Surabaya.
Meski masih memimpin klasemen dengan 34 poin, dominasi Borneo FC kini tak lagi aman.
Persija Jakarta terus membayangi di posisi kedua dengan 29 poin dan berpeluang besar memangkas jarak menjadi hanya dua poin bila mampu meraih kemenangan di laga melawan Semen Padang besok, sekaligus naik ke 32 poin.
Ancaman serupa datang dari Persib Bandung. Maung Bandung kini mengoleksi 28 poin dan berpotensi melonjak ke 31 poin jika kembali meraih hasil maksimal di laga malam ini melawan Bhayangjara FC.
Artinya, satu hasil buruk lagi bisa membuat Borneo FC kehilangan kenyamanan di singgasana klasemen.
Kondisi ini menjadi alarm bagi tim asuhan Borneo FC untuk segera bangkit.
Jadwal laga selanjutnya pun tak mudah, termasuk menghadapi Malut United dan PSM Makassar, dua tim yang dikenal punya daya kejut tinggi.
Persaingan papan atas Liga 1 pun semakin panas. Jika tren tanpa kemenangan berlanjut, bukan tak mungkin Borneo FC harus rela melihat keunggulan mereka tergerus, bahkan terancam tergeser dari puncak. (MU)

