Rastranews.id, Bone – Pemerintah Pusat resmi menetapkan Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah pengembangan ayam petelur dan ayam pedaging yang terintegrasi.
Penetapan ini sekaligus menjadikan Bone sebagai lokasi pembangunan pabrik pakan ayam, yang akan menjadi fasilitas kunci dalam mendorong modernisasi industri peternakan.
Rencana pembangunan pabrik pakan beserta kawasan peternakan terintegrasi tersebut dipusatkan di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone.
Tim Kementerian Pertanian pun telah melakukan peninjauan langsung ke lahan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh program strategis nasional ini, termasuk dalam penyediaan lahan untuk kawasan industri peternakan.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bone menjadi salah satu daerah yang dipercaya sebagai lokasi pengembangan ayam terintegrasi. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan di Ponre,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).
Program pengembangan ayam terintegrasi ini merupakan bagian dari agenda nasional yang digagas oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan pabrik pakan akan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah.
“Pada tahap pertama terdapat 12 daerah dengan 12 titik pabrik pakan. Tahap kedua sebanyak 18 titik, dengan total anggaran mencapai Rp20 triliun,” jelasnya.
Selain memperkuat industri peternakan nasional, program ini juga diarahkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan pasokan protein hewani dalam jumlah besar dan berkelanjutan.
Dengan terpilihnya Bone sebagai salah satu lokasi utama, pemerintah daerah berharap pembangunan kawasan peternakan dan pabrik pakan ini dapat membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi bagi Bone dan wilayah sekitarnya.(JY)


