RastraNews.id, Makassar — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus memperkuat langkah peningkatan kepatuhan wajib pajak guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya dengan menggandeng DPRD serta menjajaki kerja sama dengan aparat penegak hukum (APH).

Kepala Bapenda Makassar, A. Asminullah, mengatakan selama hampir satu bulan terakhir pihaknya bersama DPRD Kota Makassar, khususnya Komisi B, aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat usaha.

Langkah tersebut dilakukan untuk memantau sekaligus menindaklanjuti tingkat kepatuhan para wajib pajak dari berbagai sektor usaha di Kota Makassar.

“Selama hampir satu bulan terakhir ini kami bersama teman-teman di DPRD, khususnya Komisi B, turun langsung melakukan sidak. Kami juga telah memanggil para wajib pajak yang kami nilai kurang patuh,” ujar Asminullah di Balai Kota Makassar, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari strategi Bapenda untuk meningkatkan kesadaran para pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pajaknya kepada daerah.

Selain melibatkan DPRD, Bapenda Makassar juga tengah menjajaki kerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

“Kami sedang menjajaki kerja sama dengan aparat penegak hukum. Rencananya hari ini kami akan mengadakan pertemuan dengan teman-teman dari Kejaksaan Negeri untuk membahas kemungkinan pendampingan hukum,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kepatuhan para wajib pajak di Kota Makassar.

Lebih lanjut, Asminullah menyebut langkah tersebut pada akhirnya bertujuan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terkait capaian pendapatan daerah di awal tahun 2026, ia mengungkapkan progresnya menunjukkan tren yang cukup positif.

“Alhamdulillah, progres pendapatan di awal tahun ini cukup baik. Pada Januari kami mencatat surplus hampir Rp30 miliar dibandingkan Januari tahun lalu,” ungkapnya.

Sementara pada Februari 2026, pendapatan daerah juga masih menunjukkan peningkatan dengan surplus sekitar Rp2 miliar lebih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk bulan Maret, Bapenda Makassar masih terus memantau perkembangan penerimaan pajak daerah. Meski terdapat sejumlah hari libur yang berpotensi memengaruhi capaian pendapatan, ia optimistis tren positif tetap dapat dipertahankan.

“Secara keseluruhan capaiannya masih sangat bagus jika dibandingkan tahun sebelumnya. Sidak yang kami lakukan ini menjadi salah satu strategi penting untuk terus mendorong peningkatan PAD,” pungkasnya. (*)