Rastranews.id, Makassar — Curah hujan yang masih tinggi menyebabkan banjir di Kompleks Kodam III, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan tak kunjung surut.
Akibat luapan air, ratusan warga terpaksa harus mengungsi ke sejumlah lokasi yang lebih aman.
Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa jam terakhir. Kondisi tersebut membuat permukiman warga kembali terendam.
“Curah hujan yang tinggi mengakibatkan wilayah Kompleks Kodam III kembali terendam banjir. Warga kami evakuasi ke tempat pengungsian,” ujar Fadli, Senin (12/1/2026).
Berdasarkan laporan BPBD Makassar hingga Minggu malam pukul 23.41 Wita, telah tercatat sebanyak 319 jiwa mengungsi di empat titik pengungsian.
Pengungsian pertama berada di Kantor Lurah Katimbang dengan jumlah 17 KK atau 61 jiwa. Terdiri dari 22 laki-laki dewasa, 20 perempuan dewasa, 10 anak, tujuh balita, serta dua ibu hamil.
Lokasi kedua berada di SD Paccerakkang yang menampung 55 KK atau 201 jiwa. Pengungsi didominasi kelompok dewasa dan anak-anak, termasuk balita, lansia, serta bayi.
Sementara itu, Masjid Nurul Ikhlas Kodam III menampung 4 KK atau 18 jiwa, dan Masjid Lailatul Qadar Blok AF menjadi tempat pengungsian bagi 10 KK atau 39 jiwa.
BPBD Makassar bersama aparat kelurahan, kecamatan, dan relawan terus melakukan pemantauan kondisi banjir serta memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
“Masyarakat kami imbau tetap waspada karena potensi hujan masih tinggi. BPBD siaga penuh untuk melakukan evakuasi dan penanganan lanjutan,” tegas Fadli.
Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban jiwa. Namun warga diminta menghindari lokasi rawan genangan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. (MU)

