RastraNews.id, Makassar — Asesor UNESCO Global Geopark untuk revalidasi Geopark Maros-Pangkep, Soojae Lee, menilai masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa mereka tinggal di salah satu kawasan terbaik di dunia. Padahal, kawasan tersebut memiliki kekayaan warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya yang diakui memiliki nilai luar biasa.

Pernyataan itu disampaikan Lee usai menyelesaikan rangkaian revalidasi UNESCO Global Geopark di Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan.

“Mereka datang kepada saya dan menceritakan kehidupan mereka. Namun mereka terkadang belum menyadari bahwa tempat mereka tinggal merupakan salah satu kawasan terbaik di dunia,” kata asesor asal Korea Selatan ini.

Selama empat hari melakukan penilaian lapangan, Lee mengaku terkesan dengan kualitas Geopark Maros-Pangkep. Menurutnya, kawasan ini memiliki perpaduan warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya yang sangat istimewa.

“Ini adalah pengalaman yang sangat luar biasa bagi saya,” ujarnya.

“Anda memiliki warisan geologi yang sangat luar biasa. Anda juga memiliki keanekaragaman hayati yang sangat luar biasa. Jadi, Anda hidup di salah satu tempat terbaik di dunia,” tegasnya kembali.

Lee mengatakan, keistimewaan tersebut tidak hanya terlihat dari bentang alamnya, tetapi juga dari masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan geopark.

“Baik warisan geologi, keanekaragaman hayati, maupun warisan budayanya merupakan sesuatu yang sangat istimewa.”

“Masyarakat yang tinggal di sini juga menyadari pentingnya keberadaan warisan-warisan tersebut. Karena itu saya bisa mengatakan bahwa kalian adalah orang-orang yang hidup di salah satu tempat terbaik di dunia,” katanya.

Menurut Lee, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan Geopark Maros-Pangkep. Di setiap lokasi yang dikunjunginya, ia dapat berdiskusi langsung dengan warga yang secara terbuka menceritakan kehidupan mereka.

“Saya juga sempat berbincang dengan masyarakat di beberapa lokasi yang kami kunjungi. Saya sangat terkesan dengan keterlibatan masyarakat lokal yang begitu kuat,” ujarnya.

“Saat ini hubungan dan kolaborasi dengan masyarakat lokal sudah berjalan dengan sangat baik. Di setiap lokasi geopark yang kami kunjungi, kami selalu dapat berdiskusi dan bertukar pikiran dengan masyarakat. Tidak ada batasan bagi mereka untuk menyampaikan cerita-cerita mereka.”

Ia juga mengaku terkesan dengan karakter masyarakat Indonesia yang dinilainya ramah dan menikmati kehidupan.

“Seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya, masyarakat Indonesia benar-benar menikmati kehidupan mereka. Semua orang yang saya temui selalu tersenyum dengan bahagia. Saya bisa merasakan bahwa kalian benar-benar menikmati kehidupan di tempat ini.”

Di akhir penyampaiannya, Lee berharap masyarakat terus menjaga warisan alam dan budaya yang dimiliki sekaligus menikmati kehidupan di kawasan yang menurutnya termasuk salah satu yang terbaik di dunia.

“Saya berharap kalian akan terus menikmati kehidupan ini dan hidup dengan sejahtera,” tuturnya. (*)