RastraNews.id, Malang – Arema FC mulai melakukan pembenahan skuad untuk menghadapi musim kompetisi 2026/27.
Memasuki awal Juni, manajemen Singo Edan telah mengumumkan tiga pemain yang dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari tim musim depan, yakni Iksan Lestaluhu, Valdeci Moreira, dan Agusti Ardiansyah.
Keputusan tersebut menjadi langkah awal evaluasi tim setelah berakhirnya kompetisi musim lalu.
Ketiganya meninggalkan jejak dan kontribusi masing-masing selama membela Arema FC, baik sebagai pemain muda binaan maupun pemain asing yang berperan penting dalam permainan tim.
Iksan Lestaluhu menjadi nama pertama yang diumumkan berpisah dengan Arema FC pada bulan ini. Winger asal Tulehu, Maluku, itu mengakhiri kebersamaannya setelah sekitar dua tahun membela tim berjuluk Singo Edan.
Selama memperkuat Arema FC, pemain berusia 22 tahun tersebut mencatatkan 30 penampilan dengan torehan dua gol.
Ia juga sempat tampil empat kali bersama Arema FC U-20 dan menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Piala Presiden 2024.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan perpisahan tersebut bukan akhir dari perjalanan karier Iksan sebagai pesepak bola profesional.
“Usia yang sangat baik untuk terus berkembang sebagai seorang pesepak bola profesional. Kami mendoakan agar ia meraih kesuksesan di klub barunya nanti, mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain, dan mampu mengembangkan seluruh potensinya,” ujar Yusrinal yang akrab disapa Inal.
Selain Iksan, Arema FC juga mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan gelandang serang asal Brasil, Valdeci Moreira.
Kontrak pemain tersebut berakhir pada 31 Mei 2026 dan tidak diperpanjang untuk musim berikutnya.
Valdeci menjadi salah satu pemain penting dalam skema permainan Arema FC sepanjang musim lalu. Dari 26 penampilannya di BRI Super League 2025/26, ia menyumbangkan lima gol dan dua assist.
Kemampuan mengatur ritme permainan serta kreativitasnya dalam membangun serangan membuat Valdeci menjadi salah satu sosok berpengaruh di lini tengah Singo Edan.
“Kami mendoakan agar Valdeci Moreira senantiasa diberikan kesuksesan dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga pengalaman bersama Arema FC menjadi bagian berharga dalam kariernya, dan kami berharap ia dapat meraih prestasi terbaik bersama klub barunya di masa mendatang,” kata Yusrinal.
Sementara itu, nama ketiga yang dipastikan hengkang adalah penyerang muda Agusti Ardiansyah. Pemain berusia 18 tahun asal Tanjung Morawa, Sumatera Utara, tersebut hanya menjalani satu musim bersama Arema FC.
Sepanjang musim lalu, Agusti lebih banyak membela tim U-20 yang berlaga di Elite Pro Academy (EPA) Super League. Ia mencatatkan 13 penampilan dan menyumbang dua gol bersama tim junior.
Meski belum menjalani debut di tim senior, Agusti sempat tiga kali masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) Arema FC di kompetisi musim lalu.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses perkembangan kariernya sebagai pemain muda.
Manajemen Arema FC pun meyakini Agusti masih memiliki peluang besar untuk berkembang di masa depan.
“Kami berharap ia dapat memperoleh lebih banyak kesempatan bermain dan terus berkembang di klub barunya nanti. Semoga pengalaman yang didapat selama berada di Arema FC menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas dan kematangannya sebagai pemain profesional. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya ke depan,” tutup Yusrinal. []

