RastraNews.id, Makassar — Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) dan Aliyah Mustika Ilham, kompak menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Hanura Makassar di Hotel Almadera, Minggu (25/1/2026).

Kehadiran duet kepemimpinan bertagline MULIA ini menegaskan komitmen kolaborasi lintas partai dalam membangun Kota Makassar.

Partai Hanura merupakan salah satu partai pengusung pasangan Appi–Aliyah pada Pilkada Makassar 2024. Muscab kali ini sekaligus menetapkan Irmawati Sila sebagai Ketua DPC Hanura Makassar secara aklamasi.

Appi menyebut, pergantian kepemimpinan di tubuh Hanura sebagai momentum penguatan organisasi dan sinergi dengan pemerintah kota.

“Setiap pergantian kepemimpinan harus membawa perbaikan. Hanura punya sejarah politik yang kuat di Makassar, dan sekarang saatnya kita berjalan bersama membangun kota ini,” ujar Appi.

Ketua DPD II Golkar Makassar itu menegaskan, pemerintahan saat ini dibangun di atas kolaborasi lintas partai. Menurutnya, perbedaan latar belakang politik bukan penghalang untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kami tidak lagi bicara soal partai, tapi bagaimana kebijakan dan program berjalan untuk kepentingan warga Makassar,” tegasnya.

Appi juga mengapresiasi peran Hanura di DPRD Makassar yang dinilai konsisten mendukung kebijakan strategis pemerintah kota dan menjaga stabilitas politik daerah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyebut Muscab Hanura sebagai forum penting konsolidasi politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Musyawarah ini menjadi ruang memperkuat persatuan dan melahirkan kepemimpinan yang solid serta politik yang santun,” singkat Aliyah.

Ketua DPC Hanura Makassar terpilih, Irmawati Sila, menyatakan siap menjalankan amanah organisasi dan mengajak seluruh kader untuk bersatu membesarkan partai.

“Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Mari kita bergerak bersama agar Hanura kembali bangkit dan kuat di Makassar,” ujarnya.

Anggota DPRD Makassar itu juga menegaskan loyalitasnya terhadap Hanura yang telah ia jalani selama 18 tahun, sekaligus menyebut Muscab sebagai awal konsolidasi menuju penguatan partai dan agenda politik ke depan. (*)