RastraNews.id, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memanfaatkan momentum pelantikan Ketua dan Pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) se-Sulawesi Tengah untuk menyuarakan isu strategis daerah, terutama terkait optimalisasi pengelolaan sumber daya alam (SDA) agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Anwar saat menghadiri pelantikan pengurus PAN di Gelora Bumi Kaktus (GBK) Palu, Sabtu (4/7/2026). Acara itu turut dihadiri Ketua Umum DPP PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal DPP PAN Eko Patrio, jajaran pengurus PAN, serta ribuan kader dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Anwar menegaskan bahwa Sulawesi Tengah kini telah berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi daerah yang konsisten berada di atas rata-rata nasional menjadi bukti bahwa Sulteng memiliki posisi strategis dalam peta pembangunan nasional.

Namun demikian, menurutnya, capaian tersebut harus diikuti dengan pengelolaan sumber daya alam yang mampu menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat.

“Sulawesi Tengah hari ini bukan lagi daerah pinggiran. Kita telah tumbuh menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Karena itu, pengelolaan sumber daya alam, termasuk hilirisasi mineral, harus benar-benar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegas Anwar.

Ia menilai pelantikan pengurus PAN bukan sekadar agenda internal partai, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan kekuatan politik dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Anwar juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam melakukan reformasi tata kelola pemerintahan melalui efisiensi anggaran dan penguatan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kami terus melakukan pembenahan. Setiap rupiah anggaran harus memberikan dampak nyata bagi rakyat. Efisiensi yang dilakukan pemerintah bukan untuk mengurangi pelayanan, tetapi untuk memastikan program pembangunan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anwar turut memberikan apresiasi kepada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang dinilainya berhasil menjaga soliditas partai di tengah dinamika politik nasional.

Menurutnya, kepemimpinan yang inklusif dan mampu merangkul seluruh elemen kader menjadi modal penting dalam membangun organisasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Kepemimpinan yang mampu merangkul semua kader tanpa sekat adalah kekuatan besar dalam membangun organisasi yang solid dan mampu menghadapi berbagai tantangan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengajak seluruh kader menjadikan pelantikan tersebut sebagai titik awal untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat dan memperbesar kontribusi partai terhadap pembangunan bangsa.

Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang memberikan kesempatan luas kepada setiap warga untuk berkembang dan meraih keberhasilan melalui kerja keras serta konsistensi.

“Di Indonesia, siapa pun punya peluang yang sama untuk maju. Yang membedakan adalah kemauan untuk bekerja keras, berjuang, dan tidak mudah menyerah,” ujar Zulkifli Hasan.

Menko Pangan itu juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat kemandirian nasional, terutama di sektor pangan yang saat ini menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia mencapai swasembada dan kedaulatan pangan akan menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global di masa depan.

Pelantikan pengurus PAN se-Sulawesi Tengah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat struktur organisasi partai, tetapi juga menjadi wadah mempererat kolaborasi antara pemerintah, partai politik, dan masyarakat dalam mendorong Sulawesi Tengah menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing di tingkat nasional.