RastraNews.id, Makassar – Aliansi Rakyat Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar aksi damai di Kota Makassar pada Rabu (24/6/2026).

Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 Wita dengan titik kumpul di Fly Over menuju Kantor Sementara DPRD Sulsel di Jalan AP Pettarani.

Berdasarkan surat undangan yang disebarkan kepada media, aksi tersebut mengusung tema “Aksi Damai Dukung Penuh Program Pro-Rakyat Presiden Prabowo Subianto Demi Mewujudkan Indonesia Maju, Berkeadilan dan Kesejahteraan Rakyat.”

Aliansi Rakyat Sulsel menyebut aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum secara damai dan tertib sekaligus sebagai wujud dukungan serta pengawalan kritis masyarakat terhadap berbagai program pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat.

Jenderal Lapangan Aliansi Rakyat Sulsel, Zulkifli Tahir, mengatakan aksi ini bertujuan menyuarakan aspirasi masyarakat sekaligus memberikan dukungan terhadap program-program yang dinilai berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.

“Kami ingin menyampaikan dukungan terhadap program-program pro-rakyat yang dijalankan pemerintah, sekaligus memberikan masukan agar pelaksanaannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Zulkifli Tahir, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, aksi akan berlangsung secara damai dan melibatkan berbagai elemen masyarakat dari sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.

“Kami mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama aksi berlangsung. Tujuan kami adalah menyampaikan aspirasi secara santun dan konstitusional,” katanya.

Dalam aksi tersebut, massa akan menyampaikan enam maklumat dukungan dan pengawalan rakyat, yakni mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG), mendesak evaluasi total tata kelola MBG, mendorong perbaikan sarana pendidikan dan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, memperkuat Koperasi Merah Putih sebagai pilar ekonomi rakyat, mendukung penguatan ekonomi kampung nelayan, serta mewujudkan pembangunan nasional yang merata.

Zulkifli mengungkapkan pihaknya menargetkan sekitar 15.000 peserta akan mengikuti aksi damai tersebut.

“Kami berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian bersama demi terwujudnya pembangunan yang lebih adil dan berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)