Rastranews.id, Gowa – Upaya memperkuat pengawasan partisipatif pada Pemilu dan Pilkada terus menunjukkan hasil positif.

Sebanyak 40 peserta Program Pengawasan Partisipatif (P2P) di Kabupaten Gowa resmi dinyatakan lulus setelah mengikuti post test pada Kamis, 19 November 2025.

Kelas P2P menjadi ruang pendidikan demokrasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Gowa, Juanto, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat Gowa yang mengikuti program tersebut.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena semakin banyak masyarakat Gowa yang menunjukkan kepedulian dan partisipasi aktif dalam pengawasan. Tingginya jumlah peserta yang lulus menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya peran mereka dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujar Juanto, Rabu (26/11/2025).

Ia menegaskan bahwa P2P bukan hanya soal sosialisasi, tetapi juga menciptakan mitra strategis bagi Bawaslu di tingkat lokal agar pengawasan dapat menjangkau lebih luas dan lebih efektif.

Bawaslu Gowa menaruh harapan besar kepada seluruh peserta yang dinyatakan lulus agar tidak hanya berhenti pada proses pelatihan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari jejaring pengawasan di masyarakat.

“Mereka diharapkan dapat menjadi agen pengawasan, mengedukasi warga sekitar, serta berperan aktif dalam mencegah potensi pelanggaran pada proses pemilu maupun pilkada ke depan,” tambah Juanto.

Kelulusan 40 peserta ini diyakini akan memperkuat gerakan pengawasan berbasis masyarakat, sekaligus mendorong terselenggaranya pemilu dan pilkada yang bersih, jujur, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Gowa. (MU)