Rastranews.id, Makassar — Manuver politik mulai menguat di Konferensi Daerah IV (Konferda) dan Konferensi Cabang IV (Konfercab) PDI Perjuangan se-Sulawesi Selatan yang resmi dibuka di Hotel Claro Makassar, Senin (24/11/2025).

Ribuan kader dari 24 kabupaten/kota memadati arena konsolidasi besar partai berlambang banteng tersebut.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, hadir langsung membuka acara.

Di hadapan para kader, Hasto menegaskan bahwa Konferda dan Konfercab bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memperkuat struktur partai di Sulawesi Selatan secara ideologis, historis, politik, dan organisatoris.

Menurut Hasto, Sulawesi Selatan memiliki rekam jejak sejarah yang kuat, sehingga konsolidasi di wilayah ini menjadi penting dalam menggelorakan kembali pemikiran geopolitik Soekarno.

“Kepeloporan bangsa samudera sangat kuat jejaknya di Sulawesi Selatan. Karena itu, kami menegaskan aspek historis dan tanggung jawab dalam membidik perjuangan untuk menyelesaikan masalah rakyat dan memimpin arah kemajuan bangsa dengan dipandu ideologi,” ujar Hasto.

Ia menekankan bahwa Konferda dan Konfercab kali ini akan menjadi ruang menentukan kepengurusan baru, sikap politik, serta program strategis dalam menjawab berbagai tantangan rakyat ke depan.

Selain konsolidasi internal, dinamika politik semakin menarik dengan hadirnya sejumlah tokoh penting, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Prof Jufri Rahman dan mantan Wali Kota Makassar Danny Pomanto.

Kehadiran Danny Pomanto menjadi sorotan tersendiri. Ia sempat diisukan sebagai salah satu calon kuat Ketua PDIP Sulsel, sehingga kehadirannya di arena Konferda makin memanaskan spekulasi arah kepengurusan baru partai di Sulawesi Selatan.

Dengan agenda penyusunan struktur dan penetapan arah politik jangka panjang, Konferda PDIP Sulsel 2025 diprediksi menjadi panggung penting manuver internal jelang kontestasi besar menuju 2029. (MU)