Rastranews.id, Parepare — Kemenangan telak PSM Makassar 5-0 atas PSBS Biak ternyata tidak berbanding lurus dengan dukungan suporter di stadion.

Laga pekan ke-13 Super League 2025–2026 yang digelar di Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (21/11/2025), justru mencatatkan rekor jumlah penonton terendah musim ini.

Berdasarkan data panitia pelaksana, pertandingan tersebut hanya dihadiri sekitar 1.261 penonton, angka paling kecil sejak PSM menjadikan Stadion BJ Habibie sebagai markas utama.

Situasi ini cukup kontras dengan performa Juku Eja yang tampil dominan dan mencetak kemenangan terbesar mereka musim ini.

Padahal awal musim, dukungan suporter membludak. Laga menghadapi Persija Jakarta dalam pekan ke-6 menjadi pertandingan dengan jumlah penonton tertinggi, yaitu 6.116 penonton.

Namun setelah itu, grafik kunjungan suporter ke stadion terus mengalami penurunan drastis.

Beberapa laga kandang PSM berikutnya menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

Saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada 27 September 2025, jumlah penonton hanya 3.246 orang.

Laga kontra Arema FC pada 19 Oktober 2025 disaksikan 1.786 penonton.

Bahkan, pada perayaan HUT ke-110 PSM bertepatan dengan laga menghadapi Madura United pada 2 November hanya menarik 2.875 penonton.

Puncaknya, laga melawan PSBS Biak menjadi partai kandang PSM dengan jumlah penonton paling sedikit selama musim berjalan.

Faktor Jarak hingga Ekonomi

Gelandang bertahan PSM, Akbar Tanjung, sebelumnya menyebut beberapa hal dapat memengaruhi jumlah suporter yang menghadiri laga kandang.

“Kalau itu saya tidak bisa bicara soal banyak atau tidaknya suporter yang datang. Tapi mungkin karena kejauhan, mungkin dari faktor ekonomi juga, kita juga tidak tahu,” ujar Akbar.

Harga Tiket Jadi Sorotan Suporter

Di luar dua faktor tersebut, isu harga tiket yang dinilai terlalu mahal menjadi sorotan utama suporter, terutama di media sosial. Pada berbagai komentar unggahan resmi PSM, banyak pendukung yang mengeluhkan kenaikan harga tiket musim ini.

Harga tiket pertandingan kandang PSM musim ini :

  • VVIP: Rp 350.000
  • VIP Utara/Selatan: Rp 300.000
  • Tribun Timur Terbuka: Rp 150.000
  • Tribun Utara/Selatan Terbuka: Rp 90.000

Harga tersebut mengalami lonjakan signifikan dibanding musim-musim sebelumnya.

Pada musim perdana PSM bermarkas di Parepare (2022–2023), harga tiket tribun terbuka selatan/utara hanya Rp 50.000, tribun timur Rp 75.000, VIP Selatan/Utara Rp 200.000, dan VIP Utama Rp 300.000.

Kenaikan berlanjut di musim 2023, namun jumlahnya tidak sedrastis musim 2025–2026.

Kategori tempat duduk yang paling sering diisi suporter, tribune terbuka selatan, utara, dan timur justru mengalami kenaikan terbesar.

Hal inilah yang diduga kuat menjadi penyebab utama merosotnya minat suporter untuk hadir langsung ke stadion.

Tantangan untuk Manajemen PSM

Penurunan drastis jumlah penonton ini menjadi pekerjaan rumah yang cukup besar bagi manajemen PSM Makassar.

Sebab, dukungan suporter di stadion selama ini menjadi faktor penting yang kerap membuat Juku Eja tampil lebih garang saat bermain di kandang.

Publik kini menunggu langkah berikutnya, apakah ada perubahan strategi harga tiket, program khusus untuk suporter, atau kebijakan baru demi mengembalikan atmosfer penuh di Stadion BJ Habibie.

Yang jelas, meski PSM mencatat kemenangan besar, stadion yang semakin sepi menjadi alarm serius yang tak bisa diabaikan. (MU)