Rastranews.id, Parepare – Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha menganggap kemenangan tim dari PSBS Biak sebagai kado ulang tahun klub ke 110 tahun.

Selain itu, kemenanaan ini juga sekaligus sebagai kado atas lahirnya anak dari CEO PSM Makassar, Sadikin Aksa.

“Seharusnya keinginan kita menang pada saat PSM ulang tahun. Dan pada waktu itu juga, tepat waktunya istri dari owner Pak Sadikin melahirkan. Seharusnya di situ kita menang di pertandingan tersebut, tapi kita tidak menang,” buka Tomas Trucha dalam sesi konferensi pers usai laga melawan PSBS Biak, Jumat (21/11/2025).

Tomas menjelaskan, PSM Makassar seharusnya memenangkan pertandingan tepat di hari ulang tahun klub pada 2 November 2025.

Yang mana kala itu, Juku Eja hanya bisa bermain imbang 1-1 menghadapi tamunya Madura United.

Pada laga itu, Tomas sebenarnya sudah berstatus pelatih kepala PSM Makassar.

Namun karena belum di daftar ke operator Super League dalam hal ini ILeague, ia hanya bisa menyaksikan anak asuhnya bermain imbang di tribun Stadion BJ Habibie.

“Seharusnya di situ (lawan Madura) kita menang di pertandingan tersebut, tapi kita tidak menang. Jadi Saya bicara ke pamain, ayo kita tetap memberikan kado pada pekerjaan kita yang belum selesai sebelumnya. Kita gagal memberikan tiga poin di hari ulang tahun tersabut. Dan juga kepada istri dari Pak Sadikin sebagai kado,” imbuh Tomas.

Hasilnya, Juku Eja akhirnya menuntaskan janji dengan mempersembahkan tiga poin setelah mengalahkan PSBS Biak pada pekan 13 Super League.

Pada laga tersebut, Pasukan Ramang menang dengan skor telak 5-0 di hadapan publik sendiri, Stadion BJ Habibie.

“Saya sampaikan kepada pemain untuk bekerja keras agar mendapatkan kemenangan dan kita berhasil menang. Saya masih merayakan ulang tahun klub kita, dan memberikan kado ulang taun ke klub. Saya juga bahagia karena kerja kita selama berlatih terbayarkan,” papar Tomas Trucha. (MA)