Rastranews.id, Makassar – Kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes memilih untuk melupakan sanksi dari Komdis PSSI. Baginya, menatap laga selanjutnya adalah hal yang paling utama.
“Saya kira ini sudah menjadi masa lalu bagi saya dan tentu saja saya punya alasan dengan hal tersebut,” ungkap Yuran Fernandes dalam sesi konferensi pers, pada Kamis (20/11/2025).
Diketahui, ini merupakan kali pertama bagi Yuran tampil di publik Stadion BJ Habibie, Parepare, pasca disanksi Komdis PSSI. Ia terakhir kali bermain di BJ Habibie pada 21 September tepatnya melawan Persija Jakarta di pekan 6 Super League.
Sebelum laga dimulai, Yuran menolak menyalami seluruh perangkat pertandingan. Imbasnya, ia dijatuhi sanksi larangan bermain empat laga dan denda Rp 50 juta karena dinilai tidak menghormati perangkat pertandingan.
Setelah menjalani sanksi, pemain asal Tanjung Verde itu akhirnya bisa kembali berseragam PSM Makassar. Tepatnya, saat Juku Eja bertandang ke markas Dewa United pada pekan 12 Super League 2025-2026.
Ia menegaskan sanksi dari Komdis PSSI telah selesai dan tak perlu lagi diungkit. Sebaliknya, ia ingin fokus menatap seluruh laga PSM Makassar termasuk melawan PSBS Biak.
“Saya anggap ini adalah hal yang sudah selesai dan tinggalkan di belakang kita,” tegas Yuran.
PSM Makassar sendiri akan menghadapi PSBS Biak pada pekan 13 Super League 2025-2026. Duel akan berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada hari ini, Jumat (21/11/2025). (JY)


