Rastranews.id, Jakarta — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyerukan partisipasi masyarakat untuk memutakhirkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang selama ini menjadi basis penyaluran bantuan sosial.

Ia menegaskan bahwa data kerap berubah setiap hari karena adanya kelahiran, kematian, perpindahan, hingga perubahan status keluarga.

Gus Ipul menyebut pemerintah telah membuka banyak jalur pemutakhiran mulai dari RT/RW, kelurahan, desa, dinsos kabupaten/kota hingga ke Kemensos.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat dapat memperbarui data melalui aplikasi SIKS-NG dan Cek Bansos, termasuk mengunggah bukti foto rumah dan aset.

Kemensos juga menyiapkan Call Center 171 dan WA Center sebagai jalur tambahan agar pemutakhiran data semakin mudah diakses masyarakat.

Semua data yang masuk akan diverifikasi, divalidasi, lalu dinilai ulang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan 39 variabel dan diperingkat dari desil 1 hingga desil 10.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, menegaskan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan setiap tiga bulan dan akan semakin berbasis bukti visual agar akurasi meningkat.

Ia menambahkan bahwa data akan terhubung dengan data PLN, Dukcapil, BPJS Kesehatan serta kementerian/lembaga lainnya.

Gus Ipul berharap masyarakat aktif ikut memutakhirkan data agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.

“Kalau kita bersama-sama memperkuat dan mengawasi, insyaallah data kita makin akurat,” ujarnya, Selasa (18/11/2025). (MU)