Rastranews.id, Makassar — Situasi jumlah penonton PSM Makassar makin memprihatinkan.

Menjelang laga kandang melawan PSBS Biak pada pekan ke-13 Super League 2025–2026, panitia pertandingan hanya mencetak 4.602 tiket.

Sangat jauh di bawah kapasitas Stadion BJ Habibie Parepare yang mencapai 8.500 kursi.

Angka ini kembali menegaskan turunnya minat suporter hadir mendukung Juku Eja di kandang sendiri.

Koordinator Ticketing PSM Makassar, Muttaqin, menyampaikan bahwa penjualan tiket telah dibuka sejak Selasa (18/11), dengan total tiket yang dicetak sudah termasuk tiket komplimen.

“Kami siapkan empat ribu tiket sudah termasuk tiket komplimen. Lebih tepatnya 4.602 lembar,” ujarnya, Rabu (19/11).

Enam kategori tiket dibuka untuk pertandingan ini, masing-masing dengan harga, VVIP: Rp350 ribu, VIP Utara/Selatan: Rp300 ribu, Tribune Timur: Rp150 ribu, dan Tribune Utara/Selatan: Rp90 ribu

Pembelian tetap dilakukan melalui aplikasi tiket.com, sementara penukaran dapat dilakukan di Store PSM Makassar atau langsung di area Stadion BJ Habibie, Parepare.

Merosotnya jumlah penonton musim ini menjadi sorotan tersendiri.

Padahal, pada awal kompetisi, harapan tinggi sempat muncul setelah laga PSM vs Persija Jakarta pada 21 September 2025 hampir memenuhi stadion dengan 6.116 penonton. Namun setelah itu, grafiknya menukik tajam.

Berikut jumlah penonton PSM dalam beberapa laga:

  • PSM vs Persijap Jepara (8 Agustus 2025): 3.560 penonton
  • PSM vs PSIM Yogyakarta (27 September 2025): 3.246 penonton
  • PSM vs Arema FC (19 Oktober 2025): 1.789 penonton
  • PSM vs Madura United (2 November 2025): 2.875 penonton

Bahkan pada laga spesial HUT PSM ke-110 tahun, jumlah penonton tetap tak bergairah.

Pemain PSM, Akbar Tanjung, angkat bicara mengenai fenomena sepinya stadion.

Ia menyebut beberapa kemungkinan yang membuat suporter enggan datang.

“Mungkin karena kejauhan, mungkin faktor ekonomi juga. Kita tidak tahu,” ujarnya singkat. (MU)