Rastranews.id, Selayar – Tim Resmob Polres Kepulauan Selayar, gerak cepat mengungkap kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Dusun Padangoge, Desa Laiyolo, Kecamatan Bontosikuyu, Senin malam (17/11/2025).

Tiga terduga pelaku berhasil diamankan polisi, berikut barang bukti sebilah pisau yang diduga digunakan dalam aksi penikaman, pada Selasa dini hari (18/11/2025) sekira pukul 01.00 Wita.

Tim Resmob Polres Selayar yang dipimpin Kanit Resmob Bripka Rahmat Wadi, langsung menuju TKP dan berhasil mengamankan para terduga pelaku tanpa perlawanan. Tim kemudian melakukan pengembangan dan menemukan satu bilah pisau yang diduga digunakan dalam penganiayaan.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar IPTU Muh. Rifai, menjelaskan bahwa kejadian ini bermula dari cekcok antara korban dan para terduga pelaku saat mereka sedang minum minuman keras tradisional jenis ballo.

Perselisihan itu berlanjut ketika korban menghadang para pelaku di jalan, yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan.

“Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa peristiwa ini dipicu oleh selisih paham saat mereka sedang minum minuman keras. Setelah itu korban menghadang para terduga pelaku di jalan dan terjadilah aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam,” jelas Iptu Rifai, Selasa (18/11/2025).

Korban bernama Adrian (21), seorang petani asal Dusun Padangoge, mengalami luka akibat tusukan pisau. Terduga pelaku utama, Sirwan (30), diduga melakukan penikaman, sementara Muhammad Ikbal (27) diduga melakukan pemukulan.

Seorang terduga lainnya, Saheruddin (43), turut diamankan karena berada di lokasi dan diduga memiliki keterkaitan dengan rangkaian peristiwa tersebut.

“Para terduga pelaku telah mengakui perbuatannya saat pemeriksaan awal. Mereka saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut bersama barang bukti yang telah diamankan,” ucap Iptu Rifai.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, mengimbau kepada masyarakat agar menghindari konsumsi minuman keras, karena dapat memicu tindakan berbahaya serta mempengaruhi emosi dan pengendalian diri.

“Kasus seperti ini seringkali terjadi karena pengaruh minuman keras. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi miras demi menjaga keamanan diri sendiri dan lingkungan,” imbau Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi respons cepat warga yang memilih melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sehingga penanganan dapat dilakukan dengan tepat tanpa memunculkan tindak pidana baru.

Ia menegaskan komitmen Polres Selayar untuk terus hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(JY)