Rastranews.id, Lutra – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra) bersama Tim Kodam XIV/Hasanuddin dan Tim Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan pertemuan dalam rangka pembahasan dan peninjauan awal rencana pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif) 872/Andi Djemma di wilayah Kabupaten Lutra.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk mematangkan rencana pendirian satuan baru TNI Angkatan Darat yang akan memperkuat sistem pertahanan nasional di kawasan utara Sulawesi Selatan.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan kepada Kabupaten Luwu Utara sebagai lokasi pembangunan satuan militer baru tersebut.

Ia menegaskan bahwa proyek ini merupakan inisiatif langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan menjadi mandat penting yang akan dikawal dengan penuh tanggung jawab oleh pemerintah daerah.

“Pembangunan ini merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo dan menjadi amanah besar bagi kami di Luwu Utara. Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan ini,” ujar Bupati Andi Rahim, dikutip Jumat (14/11/2025).

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum serta memperhatikan hak dan kepentingan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

“Kami akan mengawal proses ini agar berjalan sukses dan memberi manfaat besar bagi daerah. Sinergi antara kebutuhan pembangunan dan kepentingan masyarakat akan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Rencana pembangunan Yonif 872/Andi Djemma diharapkan tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu Utara melalui pembukaan lapangan kerja dan aktivitas ekonomi baru di kawasan sekitar.(JY)