Rastranews.id, Makassar – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menegaskan masih tengah melakukan pengembangan soal kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pasca terungkapnya jaringan penculikan anak Bilqis (4) di Makassar.
Dimana terkuak bahwa salah satu tersangka yang berinisial SY (30), diduga juga telah melakukan penjualan terhadap anak-anaknya sendiri. Itu diungkapkan oleh dua anak tersangka yang saat ini berada di Rumah Aman UPTD PPA Kota Makassar.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto membenarkan, polisi masih menelusuri keberadaan tiga anak tersangka yang diduga juga menjadi korban TPPO.
“Ini masih dalam proses penyelidikan. Makanya kan seluruh akunnya kita cek untuk menelusuri digital penjualannya, adopsi ilegalnya, karena semuanya menggunakan sarana media sosial,” ucapnya, Rabu (12/11/2025).
Sementara terkait dua anak tersangka yang tersisa, Didik menyebut proses pendampingan masih terus dilakukan.
“Jadi dari unit PPA ini juga masih terus bekerjasama dengan dinas yang lain untuk melakukan pendampingan terhadap anak yang kemarin menjadi korban,” katanya.
Dikabarkan sebelumnya, tersangka utama penculik Bilqis, SY (30) diduga juga sudah pernah melakukan transaksi penjualan anak sebelumnya.
Dimana ia menjual dua orang anak kandungnya sendiri. Dugaan itu diungkapkan oleh Konselor Hukum UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Makassar, Siti Aisyah.
Ia mengatakan, telah banyak menerima informasi dari kedua anak tersangka yang saat ini berada di rumah aman UPTD PPA Makassar.
”Karena banyak yang mengetahui bahwa mamanya ini yang jual anak, (juga sudah) jual adeknya seperti itu,” ungkap Aisyah, Selasa (11/11/2025).
Ia membeberkan, sebenarnya anak SY berjumlah lima orang. Sementara yang saat terekam CCTV saat penculikan Bilqis hanya dua orang.
”Anaknya ini (SY) ada lima, kalau informasi (ada anaknya dia jual) saya dapat dari anaknya. Ini sementara didalami juga sama pihak Kepolisian,” terangnya.
”Dua yang lainnya yang terekam CCTV itu anaknya pelaku SY,” sambung Aisyah.
Adapun dua orang anak tersangka SY saat ini sudah berada dalam pendampingan UPTD PPA di Rumah Aman.
”Karena orang tuanya kan masih ada di Polrestabes dan juga pihak keluarga lainnya itu sudah tidak ada, dan bapaknya juga itu ada di Papua,” jelasnya.(JY)


