Makassar – Pasca insiden kerusuhan yang memporak-porandakan Gedung DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Arifuddin tak tinggal diam. Bersama Sekda Makassar Andi Zulkifly Nanda dan Kadis Kominfo Muhammad Roem, ia langsung bergegas ke RS Grestelina usai menunaikan sholat Subuh, sekitar pukul 05.30 WITA, untuk meninjau kondisi para korban.

Munafri Arifuddin, mendatangi Rumah Sakit Grestelina pada Sabtu (30/8/2025) 05.30 Wita untuk menjenguk empat pegawai Pemkot yang menjadi korban insiden kerusuhan dan pembakaran Gedung DPRD Makassar.

Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian dan penjaminan atas seluruh biaya perawatan medis yang dibutuhkan.

Tiga dari empat pegawai yang menjadi korban masih menjalani perawatan intensif di IGD. Mereka adalah Saba (Sahabuddin) dan Heriyanto (keduanya staf), serta Arief (cleaning service). Kondisi Heriyanto dilaporkan cukup serius hingga harus dipasang selang bantu pernapasan.

Dalam kunjungannya, Wali Kota Munafri menyampaikan duka citanya yang mendalam dan memastikan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan menanggung seluruh biaya pengobatan serta perawatan mereka hingga pulih sepenuhnya.

“Kami turut prihatin dan berduka. Yang terpenting saat ini adalah keselamatan dan pemulihan mereka. Semoga cepat pulih, dan penanganan medis berjalan maksimal. Pemerintah hadir untuk memastikan itu semua,” tutur Munafri sambil memberikan semangat kepada keluarga korban.

Kunjungan ini menunjukkan respons cepat dan keseriusan pemimpin kota dalam menghadapi musibah tersebut. Kehadiran Munafri beserta jajarannya juga menjadi penguat bagi para pegawai dan keluarga yang sedang berjuang.

Selain menjenguk, Pemerintah Kota Makassar juga tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit untuk memastikan proses evakuasi dan perawatan berjalan lancar.(HL)